Yth Ketua UPT TIK 

Mohon bisa diproses lebih lanjut

terimakasih

Yth. Ketua TIK Undiksha

Mohon diproses lebih lanjut

terimakasih

Mata kuliah ini membahas mengenai perspektif sejarah THK, makna kesejahteraan/kebahagiaan pada THK, THK sebagai filsafat hidup dan kearifan lokal, THK sebagai etika kepeminpinan, dan THK , Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika.

Pendidikan agama Hindu yang diberikan di perguruan tinggi sebagai MPK, diharapkan mampu membentuk kemampuan dan kepribadian diri peserta didik dalam membangun karakternya untuk menjadi manusia yang cerdas dan bermartabat serta sraddha dan bhakti (iman dan takwa) kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan bertanggung jawab. Mahasiswa hendaknya menyadari akan hal itu, bahwa demikian pentingnya pendidikan agama Hindu yang harus dibina dan diberikan serta dipelajari pada bangku kuliah.

pendidikan agama Hindu yang diberikan di perguruan tinggi sebagai MPK  diharapkan mampu membentuk kemampuan dan kepribadian diri peserta didik dalam membangun karakternya untuk menjadi manusia yang cerdas dan bermartabat serta sraddha dan bhakti (iman dan takwa) kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan bertanggung jawab. Mahasiswa hendaknya menyadari akan hal itu, bahwa demikian pentingnya pendidikan agama Hindu yang harus dibina dan diberikan serta dipelajari pada bangku kuliah.

Mata kuliah ini membahas mengenai perspektif sejarah THK, makna kesejahteraan/kebahagiaan pada THK, THK sebagai filsafat hidup dan kearifan lokal, THK sebagai etika kepeminpinan, dan THK , Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika.

Mata Kuliah Bahasa Inggris dimaksudkan untuk membentuk peserta didik yang memiliki keterampilan berbahasa Inggris yang baik secara lisan maupun tulisan untuk mendukung penguasaan ilmu pengetahuan maupun keahlian tertentu, serta kebutuhan komunikasi dalam kehidupan seharihari. Kemampuan yang diajarkan pada mata kuliah ini meliputi keterampilan mendengarkan, berbicara, membaca dan menulis.

Mata kuliah ini memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada mahasiswa berkenaan bahasa Indonesia untuk membentuk kepribadian nasional.

Mata kuliah ini memberikan  wawasan kepada mahasiswa tentang Tri Hita Karana.

Mata Kuliah Bahasa Inggris dimaksudkan untuk membentuk peserta didik yang memiliki keterampilan berbahasa Inggris yang baik secara lisan maupun tulisan untuk mendukung penguasaan ilmu pengetahuan maupun keahlian tertentu, serta kebutuhan komunikasi dalam kehidupan sehari-hari. Kemampuan yang diajarkan pada mata kuliah ini meliputi keterampilan mendengarkan, berbicara, membaca dan menulis.


Mata kuliah ini membahas mengenai perspektif sejarah THK, makna kesejahteraan/kebahagiaan pada THK, THK sebagai filsafat hidup dan kearifan lokal, THK sebagai etika kepeminpinan, dan THK , Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika.

Bahan Kajian

Materi yang akan dibahas adalah: Agama dan Manusia, Allah dalam Kepercayaan Kristen, Manusia menurut Ajaran Kristen, Etika dan Pembentukan Karakter Kristen, Hubungan Iman Kristen dengan Ipteks, Kerukunan Antar Umat Beragama, Penjaga Ciptaan Allah, Pergaulan Kristen

CPL yang dibebankan MK

Mahasiswa memiliki Iman dan Ketakwaan, berbudi pekerti luhur serta menjadikan ajaran Kristen sebagai landasan berfikir, berkata dan berbuat dalam mengembangkan profesi dan kehidupan yang harmonis dalam bermasyarakat.

CP-MK

1.         Mahasiswa mampun memahami dan menjelaskan ajaran Kristen dengan benar.

2.         Mahasiswa memahami hakikat manusia dan tanggung jawabnya sebagai umat beragama.

3.         Mahasiswa mampu menjadikan Firman Tuhan sebagai landasan berfikir, berkata dan berperilaku.

4.         Mahasiswa mampu mengimplementasikan nilai-nilai ajaran Kristen dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara.

5.         Mahasiswa memiliki kesadaran moral dan hukum dalam kehidupan bermasyarakat.

6.         Mahasiswa memiliki sikap toleransi dan mampu mewujudkan kerukunan.

7.         Mahasiswa memahami konsep IPTEKS dalam Kristen dan mampu mengintegrasikan iman, ilmu, dan perilaku. Serta memiliki sikap tanggung jawab sebagai ilmuwan.

8.         Mahasiswa mampu membedakan antara ajaran Kristen dengan Kebudayaan.

9.         Mahasiswa mampu bersikap demokratis, dan memahami wacana politik dalam perspektif Teologi Kristen.

10.     Mahasiswa memiliki karakter Kristiani dan siap menjadi bagian dari masyarakat post-modern, serta dapat mengimplementasikan dalam realitas kehidupan.