Search results: 151
AKSS324202-20252-Kajian Mandiri-Akuntansi Manajemen dan Pengendalian
- Teacher: 197912062008122001 Dr. Desak Nyoman Sri Werastuti, S.E., Ak., M.Si.
- Teacher: 197311092010121001 Dr. I Made Pradana Adiputra, S.E., S.H., M.Si.
- Teacher: 198911202015041001 Dr. Putu Sukma Kurniawan, S.T., M.A.
- Teacher: 197702012001121001 Prof.Dr. Anantawikrama Tungga Atmadja, S.E., Ak., M.Si.
- Enrolled students: 9
AKSS324203-20252-Kajian Mandiri-Audit dan Jasa Asurans
- Teacher: 197912062008122001 Dr. Desak Nyoman Sri Werastuti, S.E., Ak., M.Si.
- Teacher: 198905272015042001 Gst. Ayu Ketut Rencana Sari Dewi, S.E., M.Si.
- Teacher: 197307271999031001 Prof.Dr. Edy Sujana, S.E., M.Si., Ak.
- Teacher: 198902272018032001 Sunitha Devi, S.E., M.Si., Ak.
- Enrolled students: 2
AKSS324207-20252-Kajian Mandiri-Keuangan Publik dan Kebijakan Perpajakan
- Teacher: 197105101999032001 Dr. Lucy Sri Musmini, S.E., M.Si., Ak.
- Teacher: 198809212015041002 Dr. Made Aristia Prayudi, S.A., M.Sc., Ak.
- Teacher: 198205112008121004 Dr. Nyoman Ari Surya Darmawan, S.E., Ak., M.Si.
- Enrolled students: 7
BIOS119405-20242-Fisiologi Hewan
BAB I
GERAK PADA HEWAN
a. Avertebrata
PROTOZOA
ORGANEL LOKOMOTORIK
Fibril-fibril kontraktil di bawah permukaan tubuh
Karakteristik AMOEBA
Karakteristik CILIATA
FUNGSI CILIA
TEORI GERAKAN CILIA
B. TEORI AKTIF à Punya elemen kontraktil dan struktur jaringan yg aktif (perlu energi)
PENGARUH LINGKUNGAN TERHADAP GERAKAN CILIA
Cilia pada hewan Uniselular (untuk lokomotorik)
Cilia pada hewan Multiselular (untuk transportasi)
Flagela (strukturnya sama dg cilia)
CACING PIPIH (PLATYHELMINTES)
A. Serabut ototnya tersusun 3 bidang
B. Fungsi serabut otot
CACING GILIK (NEMATHELMINTES)
OTOT VERTEBRATA
Otot skeletal (Muskuloskeletal)
BUKTINYA: kita bisa mendorong, mengapa ?
Karena ada:
ORIGO à ujung otot yg relatif tetap terfiksasi saat kontraksi
INSERSI à ujung lain yang bergerak
BELLY à bagian yang menebal di antara origo dan insersi
CONTOH
2. MUSCULUS TRICEPS
KARAKTERISTIK OTOT VERTEBRATA
B. KATAK s.d. MAMALIA
ASAL-USUL EMBRIONAL OTOT VERTEBRATA
A. MESODERMIS pd embrio awal menjadi:
B. EPIMER à selanjutnya mjd: dermatom, miotom, dan sklerotom.
C. MIOTOM à di belakang kepala dan faring mjd otot dinding badan
(muskuli axiales)
D. M. AXIALES à pd Ikan setiap sisi dipisah septum lateralis
JENIS-JENIS OTOT
A. OTOT POLOS/ NONSTREATA/ INVOLUNTEER
B. OTOT RANGKA/ LURIK/ SKELETAL/SERAN LINTANG/
VOLUNTEER
C. OTOT JANTUNG (MYOCARDIUM)
SIFAT-SIFAT JARINGAN OTOT
SARCOPLASMA (Sitoplasma pada sel otot yang mengandung beberapa organela dan inklusion)
KONTRAKSI TIDAK TERUS-MENERUS
Mengapa ?
PERANAN KALSIUM pd Kontraksi Otot
PROSES KONTRAKSI OTOT
BENTUK-BENTUK KONTRAKSI OTOT SKELETAL
Contoh: mengangkat beban sampai beban terangkat, gerakan dalam berlari/ berjalan, dan lain-lain.
2. ISOMETRIK/ STATIK (panjang serabut tetap, tapi tonus otot berubah)
Contoh: mengangkat beban tapi beban tidak terangkat, binaragawan yg menunjukkan otot-ototnya, dll.
3. ISOKINETIK (kontraksi otot maksimal yg disertai dengan gerakan yang kecepatannya sama)
Contoh: gerakan tungkai saat berenang, gerakan menendang bola, dll.
4. EKSENTRIK (otot memanjang yg disertai dg bertambahnya ketegangan otot)
Contoh: kontraksi otot lutut saat turun tangga.
PRINSIP UMUM KEKUATAN KONTRAKSI OTOT
PENYEBAB RASA SAKIT PADA OTOT
- Teacher: 198910032019031008 I Made Oka Riawan, S.Pd., M.Sc.
- Teacher: 195808311982032002 Prof.Dr. Desak Made Citrawathi, M.Kes.
- Teacher: 196812171993031003 Prof.Dr. I Made Sutajaya, M.Kes.
- Enrolled students: 1
BIOS120505-20242-Etnobiologi
BAB
I
ETNOAGRONOMI
Ciri khas:
KEBERADAAN SUBAK
Konsep Tri Mandala di Pemukiman yang berhubungan dg Agronomi
KAJIAN ETNOAGRONOMINYA
Sekarang lagi trend à beras hitam bukan ketan hitam (injin)
BERAS HITAM --> bukan ketan hitam (injin)- Teacher: 198603072015042001 Ni Putu Sri Ratna Dewi, S.Pd., M.Pd.
- Teacher: 196812171993031003 Prof.Dr. I Made Sutajaya, M.Kes.
- Enrolled students: There are no students enrolled in this course.
BIOS124203-20242-Etnomatematika dan Sains
BAB I
ETNOMATEMATIKA DAN SAINS dalam Konsep WAREG (Kajian ETNOAGRONOMI)
Ciri khas:
KEBERADAAN SUBAK
Konsep Tri Mandala di Pemukiman yang berhubungan dg Agronomi
KAJIAN ETNOAGRONOMINYA
Sekarang lagi trend à beras hitam bukan ketan hitam (injin)
BERAS HITAM --> bukan ketan hitam (injin)- Teacher: 198603072015042001 Ni Putu Sri Ratna Dewi, S.Pd., M.Pd.
- Teacher: 196812171993031003 Prof.Dr. I Made Sutajaya, M.Kes.
- Teacher: 195901281982031002 Prof.Dr. Putu Budi Adnyana, M.Si.
- Enrolled students: 19
BIOS124204-20242-Statistika Dasar
Metodologi Statistik
Ada beberapa hal dl pengujian hipotesis:
1. Bekerja dg angka-angka
2. Bersifat objektif
3. Bersifat universal
1. Membuat Hipotesis nol (Ho)
2. Pemilihan tes statistik
3. Tingkat signifikansi dan besar sampel
4. Distribusi sampling
5. Daerah penolakan
6. Keputusan
MENDESKRIPSIKAN H0Contoh
3. Tujuan
1. Ha/H1 (m1 > m2)
2. H0 (m1 = m2)
1. Observasi harus saling independen
2. Observasi ditarik dari populasi yang berdistribusi normal
3. Populasi memiliki varian yang sama (uji F)
4. Variabel yg diukur minimal berskala interval
TINGKAT SIGNIFIKANSI- Teacher: 196812171993031003 Prof.Dr. I Made Sutajaya, M.Kes.
- Teacher: 195901281982031002 Prof.Dr. Putu Budi Adnyana, M.Si.
- Enrolled students: There are no students enrolled in this course.
BIOS124406-20242-Anatomi dan Fisiologi Manusia
Pengertian Osteologi (Sistem Rangka) dan Fungsinya
Osteologi (sistem rangka) meliputi seluruh tulang yang terdapat di dalam tubuh manusia dengan persendiannya.
Fungsi sistem rangka adalah sebagai berikut (Tjandra, 1988).
1. Untuk memberi kekuatan dan memberi bentu pada tubuh.
2. Untuk melindungi organ-organ yang vital dan lunak.
3. Untuk perlekatan otot.
4. Untuk cadangan kalsium.
1.2 Anatomi Tulang
1.2.1 Bentuk-bentuk (Tipe) Tulang
Bentuk-bentuk (tipe) tulang ada empat macam yaitu:
1. tulang panjang/ tulang pipa, misalnya femur, tibia, fibula, humerus, radius, ulna dan phalanges,
2. tulang pendek, misalnya tulang-tulang carpus dan tarsus,
3. tulang pipih, misalnya tulang dahi, tulang ubun-ubun, iga dan scapula, dan
4. tulang yang bentuknya tidak teratur, misalnya os. sphenoid (tulang baji), os. ethmoid (tulang tapis), os sacrum (tulang kelangkang atau kemudi), os coccyges (tulang tungging) dan mandibula.
1.2.2 Tanda-tanda pada Tulang
A. Cekungan dan lubang
Cekungan dan lubang pada tulang terdiri atas:
1. fossa yaitu: cekungan atau lekukan, misalnya fossa mandibularis, os temporalis (tulang pelipis),
2. sinus yaitu: rongga atau ruangan seperti bunga karang (sponge) di dalam tulang, misalnya sinus frontal,
3. foramen yaitu; lubang, misalnya foramen magnum pada tulang kepala belakang, dan
4. meatus yaitu: lubang yang berbentuk pembuluh, misalnya meatus acousticus externus (liang telinga luar).
B.Tonjolan atau processus (taju)
Tonjolan atau processus (taju) pada tulang dibedakan berdasarkan atas kekhasannya masing-masing. Secara rinci dapat dijelaskan sebagai berikut.
a. Tonjolan atau processus yang cocok masuk pada suatu persendian meliputi:
1. condylus yaitu: tonjolan yang bulat yang masuk ke dalam lekuk sendi, misalnya condylus tulang paha (femur), condylus occipitalis (benjol kepala belakang), dan
2. kepala (caput) yaitu tonjolan yang bulat dekat bagian yang menyempit seprti leher, misalnya kepala femur dan caput humeri.
b. Tonjolan atau processus tempat perlekatan otot meliputi:
1. trochanter yaitu: processus yang sangat besar, misalnya trochanter besar pada femur (benjol pemutar; trochos = roda),
2. crest (crista) yaitu bingkai, sisir, suatu penebalan, misalnya iliaccrest. Jika tepi ini kurang besar disebut line, misalnya ileopectineal line,
3. processus spinosus atau spina yaitu taju duri, misalnya pada vertebre,
4. tuberosity yaitu penonjolan bulat yang besar, misalnya ischial tuberosity, dan
5. tubercle yaitu tonjolan bulat kecil misalnya pada iga
1.3 Struktur Tulang
a. Pada struktur tulang panjang, tiap-tiap tulang panjang terdiri atas bagian-bagian sebagai berikut (Tjandra, 1988).
1. Diaphysis, bagian utama. Padanya terdapat os compacta periosteum, endoosteum, dan rongga sumsum.
2. Epiphysis, merupakan extremitas tulang panjang. Bentuknya sedikit banyak seperti umbi yang berfungsi untuk tempat perlekatan otot dekat sendi. Di dalam epiphysis proximal humerus dan femur terdapat sumsum merah dan pada ephypisis yang lain pada orang dewasa terdapat sumsum kuning.
3. Tulang rawan sendi atau cartilago articularis, merupakan tulang rawan hyaline yang menutup permukaan sendi pada epiphysis dan berfungsi sebagai bantalan.
4. Periosteum yaitu membrana fibrosa yang berwarna putih dan menutupi tulang itu, kecuali pada permukaan sendi. Pada lapisan dalam tulang yang sedang tumbuh terdapat osteoblast dan pembuluh-pembuluh darah periosteal yang memberi makanan dan oksigen kepada lapisan osteogenik. Melalui canal Volkmann darah ini masuk dalam lapisan di bawahnya (os compacta) dan berhubungan dengan canal Haversi. Karena adanya sel-sel yang membentuk tulang dan pembuluh-pembuluh darah maka periosteum itu sangat penting artinya dalam pertumbuhan tulang, penyembuhan (reparasi) tulang dan pemberian makanan kepada sel-selnya, di samping sebagai tempat perlekatan otot dan ligamen.
5. Rongga sumsum, terdapat pada sepanjang diaphysis. Pada orang dewasa rongga ini mengandung susmsum kuning atau berlemak.
6. Endoosteum, merupakan dinding rongga sumsum yaitu lapisan sumsum tulang yang berkondensasi.
b. Pada struktur tulang pendek terdiri atas “inti” tulang cancelous yang dibungkus oleh satu lapisan tulang kompakta yang tipis.
c. Pada struktur tulang pipih, satu lapisan tulang cancelous yang terletak di antara dua lempeng tulang kompakta, misalnya: tulang cancelous pada tulang tengkorak (diploe), costa dan sternum, yang berisi sumsum merah.
d. Pada struktur tulang yang bentuknya tidak teratur mempunyai struktur serupa dengan tulang pendek. Pada badan ruas vertebre dan pada epiphysis proximal pada femur dan humerus. Karena berfungsi membentuk darah, maka sumsum tulang itu sangat penting peranannya dalam tubuh.
1.4 Nama-Nama Tulang dan Jumlahnya
Kerangka manusia terdiri atas dua bagian utama sebagai berikut (Tjandra, 1988).
1. Kerangka sumbu (axial skeleton), yang terdiri dari tulang tengkorak, columna vertebralis, iga, sternum dan hyoid (tulang lidah)
2. Kerangka anggota gerak (appendicular skeleton) yaitu tulang-tulang yang melekat pada sumbu tersebut, yaitu tulang anggota gerak atas dan anggota gerak bawah.
Jika mempelajari tulang-tulang tersebut, cobalah mencari tempatnya pada tubuh anda. Jika mungkin rabalah struktur dalam garis besarnya. Jika ada model atau kerangka yang sebenarnya, pelajarilah letak tulang-tulang tersebut. Kerangka manusia dari arah depan dan belakang dapat dilihat pada Gambar 1.1.
(Sumber: http://www.updatenya.com/2013/01/kerangka-seluruh-tubuh-manusia-dan.html,
diakses tanggal 30 November 2014)
Gambar 1.1 Kerangka Manusia dari Arah Depan dan Belakang
1.4.1 Kerangka Sumbu
A. Tengkorak
Tengkorak dibentuk oleh 28 tulang yang bentuknya tidak teratur. Sebelas tulang berpasangan, sedangkan enam buah lagi tidak berpasangan. Semua tulang tengkorak (kecuali sebuah) berhubungan erat satu sama lainnya, sehingga tidak dapat bergerak. Tengkorak terdiri dari dua bagian yaitu: kotak otak (neurocranium atau cranium) dan bagian wajah (splanchnocranium).
a. Cranium
Atap cranium yang dibentuk oleh os frontale, os parietal dan os occipitale. Sisinya dibentuk oleh os temporale dan sayap besar os sphenoid. Tulang ini ditambah dengan lempeng tapis (lamina cibrosa os ethmoid) membentuk bagian bawah cranium atau dasar cranium (basis cranii). Bagian tengahnya dibentuk oleh os sphenoid yang membentuk bagian pusat (key stone) yaitu tempat menempel os frontal, os parietal, os occipitale dan os ethmoidal. Atap cranium dibentuk oleh tulang-tulang sebagai berikut (Tjandra, 1988).
1. Os frontale (tulang dahi) merupakan kerangka dahi. Padanya terdapat ruangan yang berisi udara, sinus frontalis. Tulang ini membentuk bagian atas orbita. Tulang ini berhubungan erat dengan kedua os parietale yang ada di belakangnya dengan perantaraan coronal suture.
2. Os parietale (tulang ubun-ubun) ada dua buah dan merupakan atap cranium yang melengkung. Tulang ini membentuk beberapa persendian dengan tulang yang lain yaitu: (a) dengan os occipitale melalui lamboidal suture; (b) dengan os temporale dan sebagaian os sphenoid dengan perantaraan squamus suture; dan (c) dengan os frontale melalui coronal suture. Bagian sisi bawah cranium dan sebagian basisnya ditandai oleh dua buah os temporale (tulang pelipis). Di dalamnya terdapat struktur telinga tengah dan telinga dalam dan juga mempunyai sinus mastoideus (rongga bentuk putting). Radang pada selaput lendir sinus ini sering terjadi yang disebut dengan mastoiditis.
3. Os occipitale (tulang kepala belakang), membentuk tulang tengkorak bagian posterior bawah. Tulang tersebut mengadakan persendian yang tidak dapat bergerak dengan tiga buah tulang cranium yang lain yaitu: os parietale, os temporale dan os sphenoid serta mengadakan persendian yang dapat bergerak dengan vertebrae cervicales yang pertama (tulang atlas).
4. Os sphenoid (tulang baji). Bentuknya serupa kelelawar dengan sayap terbentang dan kakinya menjulur ke posterior bawah. Tulang ini merupakan bagian pusat dasar cranium dan juga membentuk sebagian dasar dan dinding orbita. Padanya terdapat rongga udara yang mempunyai dinding selaput lendir (sinus sphenoidalis).
5. Os ethmoidale (tulang tapis) merupakan tulang rumit yang bentuknya tidak teratur. Letaknya di sebelah anterior os sphenoid, tetapi di belakang os nasale. Tulang ini membentuk bagian anterior dasar cranium, dinding medial orbita, bagian atas septum nasalis dan dinding sisinya, dan sebagian atap rongga hidung. Padanya terdapat lubang-lubang kecil tempat masuknya cabang-cabang nervus olfactorius ke dalam otak. Bagian lateral os ethmoid ini berbentuk sarang tawon (honey-combed) dengan rongga-rongga sinus.
b.Tulang wajah (splanchnocranium)
Pada umumnya dikatakan bahwa terdiri dari 14 tulang, tetapi dalam kenyataannya lebih banyak, sebab beberapa tulang cranium, terutama os frontale dan os ethmoidale juga ikut membentuk wajah. Jika pada neurocranium os sphenoidale merupakan bagian pusat (key stone) maka pada bagian wajah yang berstatus demikian adalah maxilla (rahang atas). Kecuali mandibula (rahang bawah) semua tulang wajah mengadakan persendian dengan maxilla. Maxilla (os maxillare) membentuk sebagian dari dasar orbita, sebagian atap rongga mulut dan sebagian dasar dan dinding sisi rongga hidung. Padanya terdapat sinus paranasalis yang terbesar dan sinus maxillaries (antrum of Highmore).
Berbeda dengan maxilla yang terdiri dari sepasang tulang, maka rahang bawah terdiri dari sebuah tulang (os mandibulare = mandibula), karena dalam pertumbuhannya kedua tulang yang membentuknya bertaut menjadi satu. Tulang ini merupakan tulang wajah yang terbesar dan trkuat. Tulang ini bersendi dengan os temporale dan sendi inilah satu-satunya yang dapat bergerak pada tengkorak.
Pipi dibentuk oleh os zygomaticus (os malare) yang ada di dalamnya. Tulang ini juga membentuk dinding luar orbita (lekuk mata). Dengan processus zygomaticus os temporale, tulang ini membentuk arcus zygomaticus (lengkung tulang pipi). Tulang pipi ini bersendi dengan empat tulang wajah yang lain, yaitu: maxillae, os temporale, os frontale dan os sphenoid.
Bentuk hidung diatur oleh os nasale, yang membentuk bagian atas jembatan hidung. Bagian bawahnya terdiri dari tulang rawan. Walaupun tulang ini kecil-kecil, tapi juga mengadakan lima buah persendian yaitu: dengan lamina perpendicularis (lempeng tengah) os ethmoidale, bagian tulang rawan septum nasalis, os frontale, maxillae dan dengan sesamanya.
Pada bagian posterior dan lateral masing-masing os nasale terdapat sebuah tulang tipis seperti kertas, bentuk dan ukurannya serupa kuku jari tangan. Tulang ini membantu membentuk dinding sisi rongga hidung dan dinding medial orbita. Karena pada tulang tersebut terdapat lekuk untuk tempat duktus nasolacrimalis, maka disebut os lacrimale (tulang air mata). Tulang ini bersendi dengan maxilla, os frontale dan os ethmoidale.
Dinding inferior dan dinding lateral, bagian posterior rongga hidung diperkuat oleh os palatinum (tulang langit-langit = palatine bone). Tulang ini membentuk bagian posterior palatum durum (langit-langit keras). Bentuk tulang ini tidak teratur. Bagian horizontal dan bagian vertikalnya mempunyai hubungan demikian rupa, sehingga sepintas lalu tulang ini tampak berbentuk huruf L. Padanya terdapat pula tonjolan atas yang kecil, yang membantu membentuk dasar orbita. Kedua os palatinum itu bersatu pada garis tengah, seolah-olah dua huruf L yang saling berhadapan. Tulang ini juga bersendi dengan maxillae dan os sphenoid.
Concha nasalis inferior (kerang hidung bawah) adalah tulang yang seperti kertas bergulung (scroll) yang menonjol ke dalam rongga hidung. Di dalam tiap-tiap rongga hidung terdapat tiga tonjolan tulang yang demikian yang masing-masing dibentuk oleh: concha nasalis superior, concha nasalis media (keduanya merupakan tonjolan os ethmoidale) dan concha nasalis inferior yang merupakan tulang tersendiri.
Concha itu tertutup oleh mukosa dan membentuk tiga buah saluran sempit yang tidak teratur (nasal meati) sepanjang dinding sisi tiap-tiap rongga hidung itu. Concha nasalis inferior membentuk persendian yang tidak dapat bergerak dengan os ethmoidale, maxilla dan os palatum.
Struktur yang membentuk septum nasi (sekat rongga hidung) yaitu lamina perpendicularis (lempeng tengah) os ethmoidale dan tulang rawan sehat. Masih ada lagi sebuah struktur lain yang menyempurnakan sekat rongga hidung ini, yaitu tulang vomer (tulang pisau luku). Tulang ini mengadakan persendian dengan empat buah tulang yang lain: os sphenoid, os ethmoidale, os palatum dan maxillae.
Tulang-tulang telinga: malleus, incus dan stapes yang masing-masing dua buah.
c. Struktur khusus pada tengkorak
Pada tengkorak terdapat struktur-struktur khusus sebagai berikut (Tjandra, 1988).
1. Sutura
Sutura adalah perhubungan tulang yang tidak dapat bergerak antara tulang-tulang tengkorak. Yang terpenting adalah bagian sagittal (antara kedua os parietale), coronal (antara os parietale dan os frontale), dan lamboidal (antara os parietale dan os occipitale).
2. Fontanel
Fontanel adalah tempat-tempat yang lunak pada tulang tengkorak, karena pada waktu lahir proses ossifikasinya tidak sempurna. Hal ini juga penting untuk menentukan posisi kepala bayi sebelum kelahiran. Daerah atau tempat yang demikian ada empat buah pada os parietale, dengan rincian sebagai berikut (Tjandra, 1988).
a. Anterior, letaknya pada perpotongan antara sututa sagital dan sutura coronal (pada perhubungan os parietale dan os frontale). Bentuknya seperti belah ketupat. Ini merupakan fontanel yang terbesar dan umumnya tertutup jika bayi atau anak itu sudah berumur 1,5 tahun.
b. Posterior, letaknya pada perpotongan antara sutura sagittal dan sutura lamboida (pada perhubungan os parietale dan os occipitale) bentuknya segitiga dan umumnya tertutup menjelang bulan kedua.
c. Anterolateral, letaknya pada perhubungan antara os frontale, os parietale, os temporale dan os sphenoid.
d. Posterolateral, letaknya pada perhubungan os parietale, os occipitale dan os temporale dan umumnya tertutup menjelang tahun kedua.
3. Sinus
Sinus ada dua macam yaitu: (1) rongga udara (air sinus atau bony sinus) adalah rongga di dalam tulang. Yang berhubungan dengan hidung disebut sinus paranasal (os frontale, os sphenoid, os ethmoidale dan os maxillare) dan (2) rongga darah (blood sinus) adalah vena-vena di dalam cavum cranii.
4. Orbita (lekuk mata)
Bagian ini dibentuk oleh bagian-bagian tulang sebagai berikut (Tjandra, 1988).
a. Os frontale, sebagai atap orbita
b. Os ethmoidale, sebagai dinding medial
c. Os sphenoid, sebagai dinding lateral
d. Os lacrimale, sebagai dinding medial
e. Os maxillare, sebagai bagian dasar
f. Os zygomaticus, sebagai dinding lateral
g. Os palatinum juga sebagai bagian dasar.
5. Septum nasi (sekat rongga hidung)
Bagian ini merupakan garis tengah rongga hidung dan membagi rongga ini menjadi belahan kiri dan kanan. Septum nasi dibentuk oleh tiga tulang sebagai berikut (Tjandra, 1988).
a. Lamina perpendicularis os ethmoidale ( bagian atas septum)
b. Tulang vomer (pisau luku) (bagian bawah dan posterior)
c. Tulang rawan (bagian anterior)
6. Wormian Bones
Bagian ini merupakan pulau-pulau tulang yang kecil dan terdapat di dalam sebuah sutura. Fungsinya untuk memperkuat persendian pada sutura yang merupakan persendian sinarthrosis.
7. Tulang lidah (os hyoideum)
Bagian ini merupakan tulang tungga di dalam leher dan juga merupakan bagian kerangka sumbu. Bentuknya seperti huruf U, kdang-kadang dapat diraba tepat di atas larynk dan di bawah mandibula. Tulang ini dipegang oleh processus styloideus (taju bentuk anak batu) os temporale. Salah satu otot lidah yang berpasangan (hyoglossus) mempunyai origi pada os hyoideum dan beberapa otot dasar mulut (myolohyoid dan geniohyoid) mengadakan insersi padanya. Tulang lidah ini sangat menarik, karena inilah satu-satunya tulang dalam tubuh manusia yang tidak mengadakan persendian dengan tulang lain.Untuk lebih jelasnya struktur anatomi tengkorak pada manusia dapat dicermati pada Gambar 1.2.
![]() |
(Sumber: http://www.updatenya.com/2013/01/kerangka-seluruh-tubuh-manusia-dan.html dan http://asagenerasiku.blogspot.com/2012/03/rangka-manusia-dan-fungsinya.html diakses tanggal 30 November 2014)
Gambar 1.2 Struktur Anatomi Tengkorak pada Manusia
B. Columna Vertebralis
Bagian ini merupakan sumbu longitudinal kerangka, sifatnya fleksibel, karena disusun oleh 26 tulang (khas pada orang dewasa) yang disebut vertebrae. Tulang-tulang itu berhubungan satu sama lain, sedemikian rupa, sehingga memungkinkan gerakan ke muka, ke belakang dan ke samping. Kepala menumpang di atasnya, iga dan viscera menggantung di depannya, tungkai melekat di bagian bawah, sedangkan sumsum punggung (medulla spinalis) terdapat di dalamnya. Seluruh tulang itu membentuk tulang punggung.
Leher diperkuat oleh tujuh ruas vertebrae cervicales. Bagian yang berikutnya disusun oleh 12 buah vertebrae thoracales karena letaknya di belakang rongga thorax. Bagian yang berikutnya adalah lima buah vertebrae lumbales yang memberi kekuatan pada daerah pinggang. Di bawahnya terdapat os sacrum (tulang kelangkang) yang terdiri dari sebuah tulang, sebagai hasil perpaduan lima buah tulang semasa embrio, sedangkan os coccyges (tulang tungging) adalah sebuah tulang yang terjadi dari pertautan empat atau lima buah vertebrae.
Semua bagian vertebrae ini satu sama lain serupa, tetapi berbeda dengan anggota vertebrae bagian yang lain. Misalnya semua vertebrae (kecuali vertebrae cervicales yang pertama) mempunyai carpus vertebrae (badan ruas) yang bundar dan pipih, processus spinosus (taju duri) yang tumpul dan menonjol pada garis tengah posterior dan mengarah ke inferior serta dua buah processus transverses (taju sayap) yang menonjol ke arah lateral.
Semua vertebrae (kecuali os sacrum dan os coccyges) mempunyai foramen vertebralis. Dari carpus vertebrae cervicales yang kedua (epistropheus = pemutar) terdapat tonjolan ke atas (processus os dentoideus = dens) yang berfungsi sebagai sumbu untuk memutar kepala dengan perantaraan tulang atlas penjunjung (vertebrae cervicales yang pertama). Processus spinosus yang panjang dan tumpul yang mungkin dapat diraba pada bagian belakang leher merupakan ciri khas vertebrae cervicales yang ketujuh. Masing-masing vertebrae thoracales mempunyai bidang-bidang sendi (foveae costales) untuk iga. Seluruh columna vertebralis ini bersendi dengan kepala, iga dan os coxae (pangkal paha = hiphone), sedangkan masing-masing vertebra satu sama lain berhubungan pada persendian yang terletak antara corpus vertebrae dan processus artikularisnya.
Untuk menambah daya junjung dan untuk mempertahankan posisi badan agar tetap tegak, maka columna vertebralis ini melengkung. Pada waktu lahir, dari leher sampai ke tulang tungging terdapat kecembungan yang kontinyu, tapi sejak anak tersebut belajar duduk dan berdiri, maka timbullah kecekungan (kehel depan = lordosis) pada daerah leher dan pinggang (lordosis cervicales dan lordosis lumbales). Sering terjadi bahwa lengkung spinal itu berbeda dengan yang normal. Misalnya lengkung daerah pinggang menunjukkan lordosis yang luar biasa, bagian lain melengkung ke arah lateral (scoliosis), yang sering disebut dengan istilah bungkuk (huncback), adalah sebagai akibat kecembungan yang luar biasa pada daerah thorax (kyphosis = kehel belakang-punggung = kyphosis thoracales).
C. Sternum
Bagian medial dinding dada depan diperkuat oleh sternum, yaitu sebuah yang serupa keris. Tulang itu terdiri dari tiga bagian sebagai berikut (Tjandra, 1988).
1. Manubrium, tangkai.
2. Badan (glandiolus).
3. Processus xiphoideus (cartilago enensiformis), taju pedang.
Bagian ini mengalami ossifikasi sesudah dewasa. Manubrium bersendi dengan clavicula dan costa I, sedangkan sembilan buah iga yang berikutnya berhubungan dengan badan sternum, baik secara langsung maupun tidak langsung atau dengan perantaran tulang rawan iga.
D. Thorax
Kedua belas pasang costa (iga), columna vertebralis dan sternum membentuk “sangkar tulang” yang disebut thorax. Masing-masing iga bersendi dengan corpus dan psocessus transverses vertebrae thoracales yang bersesuaian. Di samping itu costa II sampai IX bersendi dengan badan ruas vertebrae itu. Dari perlekatannya pada vertebrae masing-masing iga melengkung ke luar lalu ke depan dan ke bawah. Hal ini penting untuk mekanisme pernafasan. Ketujuh iga yang pertama mempunyai tulang rawan iga yang melekat pada sternum. Masing-masing tulang rawan iga pada ketiga iga yang berikutnya berhubungan dengan tulang rawan iga yang di atasnya itu, sehingga perlekatannya pada sternum secara tidak langsung. Iga yang kesebelas dan keduabelas sama sekali tidak melekat dengan sternum, karena itu disebut iga melayang (iga pendek). Bagian-bagian tulang tersebut dapat dilihat pada Gambar 1.3.

(Sumber: sagenerasiku.blogspot.com/2012/03/rangka-manusia-dan-fungsinya.html
Diakses tanggal 30 November 2014)
Gambar 1.3 Columna Vertebralis, Sternum, dan Thorax
1.4.2 Kerangka Anggota Gerak
A. Anggota gerak atas (extremitas atas)
Anggota gerak atas terdiri dari tulang-tulang yang membentuk gelang bahu, lengan atas, lengan bawah, pergelangan tangan dan tangan.
1. Gelang Bahu
Gelang bahu dibentuk oleh clavicula (tulang selangka) dan scapula (tulang belikat). Gelang bahu ini hanya membentuk sebuah persendian tulang dengan tubuh, yaitu persendian sternoclavicula, yaitu antara sternum dan clavicula. Pada ujung luarnya clavicula itu bersendi dengan scapula (yang melekat pada iga) dengan perantaraan otot tendon, jadi bukan dengan persendian. Semua gerakan bahu itu juga menyangkut persendian sternoclavicula.
Pada scapula terdapat:
1. batas-batas: superior, vertebral dan axillar,
2. spina, yaitu tepi yang tajam yang jalannya diagonal pada sisi posterior bidangnya,
3. acromion = tonjolan atau ujung belikat,
4. processus coracoideus, taju paruh gagak, dan
5. rongga glenoid, mangkok sendi untuk humerus.
2. Humerus (tulang lengan atas).
Seperti juga tulang lengan yang lain, tulang ini pun terdiri dari bagian utama (diaphysis) dan dua ujung (epiphysis). Epiphysis atas mempunyai beberapa struktur pengenal, misalnya caput humeri, leher anatomik, tuberkulum besar dan kecil, lekuk intertuberkular dan leher surgikal. Pada diaphysis terdapat deltoid tuberosity dan lekuk radial. Struktur lain yang merupakan ciri epifisisnya adalah empat buah tonjolan (epicondyl medial dan lateral, capitulum dan trochlea) dan dua buah cekungan (olecranon fossae dan coronoid fossae). Pada bagain proximal humerus bersendi dengan skapula, sedangkan bagian distalnya dengan radius dan ulna.
3. Tulang lengan bawah
Tulang lengan bawah terdiri dari: ulna (tulang hasta) yang lurus dengan kelingking dan radius (tulang pengumpil) yang lurus dengan ibu jari. Pada ujung proksimal ulna, processus olecranonnya menonjol ke posterior, sedangkan processus coronoidnya ke arah anterior. Padanya juga terdapat dua buah lekuk/ cekungan yaitu pada permukaan anteriornya terdapat semilunar notgh, sedangkan pada bagian lateral terdapat radial notgh. Ujung distalnya mempunyai dua buah tonjolan yaitu: kepala yang bulat dan processus styloideus yang lebih runcing. Pada bagian proximal ulna bersendi dengan humerus dan radius, sedangkan pada bagian distalnya dengan discus fibrocartilago, tetapi tidak ada persendian dengan tulang-tulang carpus.
Radius mempunyai tiga tonjolan yaitu: dua buah berada pada ujung proximal yaitu kepala dan radial tuberosity. Yang sebuah ada pada ujung distalnya, yaitu processus styloideus. Pada bagian proximal terdapat dua persendian. Yang sebuah dengan capitulum humerus dan yang kedua dengan radial notgh pada ulna. Persendian pada ujung distalnya ada tiga buah yaitu: dengan tulang navicular dan lunate (tulang-tulang carpus) dan dengan kepala tulang hasta.
4. Tulang carpus (pergelangan tangan) dan tangan
Tulang carpus (pergelangan tangan) ada delapan buah. Kebanyakan orang berpendapat, bahwa tulang-tulang ini adalah bagian atas tangannya, tetapi dari segi anatomi, tulang-tulang ini adalah pergelangan tangan. Dari kedelapan buah tulang ini hanya sebuah yang tampak dari luar, yaitu tulang pisiformis, yang merupakan tonjolan bulat kecil pada arah kelingking. Tulang-tulang carpus satu sama lainnya dihubungkan dengan erat dan kuat oleh ligament menjadi dua deretan yang masing-masing terdiri dari empat tulang. Deretan proximal (mulai dari arah kelingking ke arah ibu jari) yaitu: pisiform – triquetrum – lunate – navicular. Deretan distal yaitu: hamate – capitate – multangular kecil – multangular besar. Persendian antara tulang-tulang carpus dan persendian antara carpus dan radius memungkinkan gerakan pergelangan tangan dan tangan. Tulang-tulang metacarpus (telapak tangan) ada lima buah. Tulang yang ada pada ibu jari membentuk persendian yang paling bebas bergeraknya dengan carpus. Karena besarnya kemungkinan gerakan metacarpus ibu jari dan tulang multangular besar, terutama kemampuan untuk mendekatkan ibu jari dengan jari tangan yang lain, maka tangan manusia lebih mungkin dipergunakan untuk menyelidiki lingkungan dengan lebih efektif daripada jari kaki hewan. Kepala tulang-tulang metacarpus itu kuat sekali dan merupakan gelang tinju (tulang buku = knucle) tangan dan bersendi dengan phalanges (tulang jari). Bagian dari tulang yang termasuk anggota gerak atas dapat dilihat pada Gambar 1.4.
(Sumber: http://dc248.4shared.com/doc/dLk3wsQ-/preview.html,
diakses tanggal 30 November 2014)
Gambar 1.4 Tulang-tulang yang Menyusun Anggota Gerak Atas
B. Anggota gerak bawah (extremitas bawah)
Anggota gerak bawah terdiri atas: os coxae, femur, tibia, fibula, tulang pergelangan kaki (tarsus), metatarsus dan phalanges. Kedua os coxae (os innominatum) dihubungkan oleh ligament yang kuat, ke arah posterior dihubungkan dengan os sacrum sedangkan hubungan dengan sesamanya ada pada bagian anterior. Tulang-tulang ini membentuk tulang panggul (pelvic girdle), suatu dasar sirkuler yang mantap dan berfungsi memberi kekuatan pada tubuh serta tempat melekatnya extremitas bawah. Pada permulaannya os innominatum itu terdiri dari tiga buah tulang, tetapi kemudian ketiga tulang itu menjadi satu dan merupakan tulang yang pasif, bentuknya tidak teratur dan merupakan tulang yang paling lebar dalam tubuh manusia. Tulang yang besar dan letaknya paling atas disebut os illium (tulang usus), yang paling bawah disebut os ischium (tulang duduk) dan yang paling depan disebut os pubis (tulang kemaluan).
Tulang-tulang yang termasuk dalam anggota gerak bawah adalah sebagai berikut (Tjandra, 1988).
1. Os Coxae
Pada os coxae terdapat:
a. acetabulum (mangkok sendi untuk femur),
b. iliac crest (tepi atas ilium yang agak melengkung), dan
c. iliac spine, yaitu:
c.1 bagian anterior superior merupakan tonjolan besar pada ujung anterior iliac crest (dapat diraba dari luar, sebagai tempat pangkal paha),
c.2 bagian anterior inferior (tidak begitu besar dan letaknya di bawah no. 1),
c.3 posterior superior (pada ujung posterior iliac crest), dan
c.4 posterior inferior (di bawah no. 3)
2. Femur (tulang paha)
Femur (tulang paha) merupakan tulang yang panjang dan paling berat dalam tubuh manusia. Padanya terdapat ciri-ciri khusus, misalnya: tiga buah tonjolan yang jelas pada tiap-tiap epiphysisnya (caput, trochanter besar dan kecil) pada ujung proximal, sedangkan pada bagian distalnya terdapat condylus lateral dan medial, adductor turbecle. Kedua condylus dan trochanter mungkin dapat diraba dari luar.
3. Patella (tempurung lutut = kneecap)
Tulang sesamoid yang terbesar di dalam tubuh manusia adalah patella (tempurung lutut = kneecap) yang terletak pada tendon musculus quadriceps femoris. Patella ini melindungi sendi lutut (articulatio genu) yang ada di bawahnya. Jika sendi lutut ini direntangkan, bentuk patella ini dapat dibedakan dari kulit yang menutupinya, tapi jika lutut ditekuk, patella ini tenggelam ke dalam intercondylar notch tulang paha dan tidak dapat diketahui tempatnya.
4. Tibia (tulang kering)
Tibia (tulang kering) lebih besar dan lebih kuat daripada fibula (tulang betis). Letaknya di sebelah medial dan agak ke permukaan. Fibula lebih kecil, letaknya lebih ke lateral dan agak dalam.
5. Fibula
Fibula bersendi dengan condylus lateral tibia, yang selanjutnya bersendi dengan femur dan merupakan persendian yang paling mantap dalam tubuh. Pada bagian distal, tibia bersendi lagi dengan fibula dan dengan talus. Talus (tulang loncat) ini dapat masuk dengan baik ke dalam sebuah cekungan yang dibentuk oleh maleolus (mata kaki) medial dan lateral, yang masing-masing merupakan tibia dan fibula.
Struktur selanjutnya serupa dengan tangan, dengan perbedaan sedikit karena disesuaikan dengan fungsi memikul berat tubuh. Salah satu perbedaannya adalah hubungan tulang yang lebih ketat. Ibu jari mempunyai gerakan yang sangat terbatas jika dibandingkan dengan ibu jari tangan. Lagipula tulang-tulangnya tersusun demikian rupa, sehingga membentuk lengkung (baik memanjang maupun meilntang). Arsitektur yang demikian memang tepat karena suatu lengkungan (busur) akan memberi daya penyangga (supporting strength) yang lebih baik. Konstruksi dengan lengkung dua arah itu akan mengakibatkan terbentuknya suatu dasar yang sangat mantap, yaitu tripoda kaki, dengan tiga buah titik tumpu yaitu: tumit, pada kepala tulang metatarsus yang pertama dan yang kelima.
Lengkung longitudinalnya mempunyai bagian dalam (medial) dan bagian luar (lateral), yang dibentuk oleh penempatan tulang-tulang tarsus (pergelangan kaki) dan metatarsus (tapak kaki). Bagian medial dibentuk oleh: calcaneus, talus, navicular dan cuneiformis I,II,III dan tulang metatarsus I, II, III. Bagian lateralnya dibentuk oleh calcaneus, cuboid (keduanya tulang tarsus) dan tulang metatarsus IV dan V. Lengkung transversal itu adalah hasil penempatan deretan distal tulang tarsus dan kelima tulang metatarsus.
Biasanya tulang-tulang tarsus dan metatarsus itu dipegang erat-erat oleh ligament yang kuat dan otot-otot kaki, sehingga tetap berada dalam posisi melngkung, tetapi sering pegangan tersebut kendor sehingga lengkung tapak kaki itu menjadi rata dan timbullah keadaan “fallen arches” atau “flat feet”.
Ingatlah bahwa tarsus dan metatarsus memegang peranan penting sebagai struktur penguat, sedangkan phalanges kurang pentingartinya. Sebaliknya pada tangan fungsi manipulasi (menggunakan tangan) lebih penting sehingga kedudukan phalanges di sini jauh lebih penting daripada carpus dan metacarpus. Tulang-tulang penyusun anggota gerak bawah dapat dilihat pada Gambar 1.5.
![]() |
(Sumber: http://medical.tneutron.com/2014/05/persendian.html
Diakses Tanggal 30 November 2014)
Gambar 1.5 Tulang-tulang yang Menyusun Anggota Gerak Bawah
Rangkuman
Sistem rangka meliputi seluruh tulang yang terdapat di dalam tubuh manusia dengan persendiannya. Fungsinya adalah: (1) untuk memberi kekuatan dan memberi bentu pada tubuh; (2) untuk melindungi organ-organ yang vital dan lunak; (3) Untuk perlekatan otot; dan (4) untuk cadangan kalsium
Bentuk-bentuk (tipe) tulang ada empat macam yaitu: (1) tulang panjang/ tulang pipa, misalnya femur, tibia, fibula, humerus, radius, ulna dan phalanges; (2) tulang pendek, misalnya tulang-tulang carpus dan tarsus; (3) tulang pipih, misalnya tulang dahi, tulang ubun-ubun, iga dan scapula; dan (4) tulang yang bentuknya tidak teratur, misalnya os. sphenoid (tulang baji), os. ethmoid (tulang tapis), os sacrum (tulang kelangkang/ kemudi), os coccyges (tulang tungging) dan mandibula.
Kerangka manusia terdiri atas dua bagian utama yaitu: (1) kerangka sumbu (axial skeleton), yang terdiri dari tulang tengkorak, columna vertebralis, iga, sternum dan hyoid (tulang lidah) dan (2) Kerangka anggota gerak (appendicular skeleton) yaitu tulang-tulang yang melekat pada sumbu tersebut, yaitu tulang anggota gerak atas dan anggota gerak bawah.
Tugas dan Latihan
1. Jelaskan pengertian dan fungsi sistem rangka !
2. Sebut dan jelaskan bentuk-bentuk (tipe) tulang dan peranannya dalam sistem gerak!
3. Sebut dan jelaskan bagian-bagian tulang panjang dan peranannya dalam sistem gerak !
4. Sebut dan jelaskan nama-nama tulang dan jumlahnya serta karakteristiknya !
5. Jelaskan perbedaan antara kerangka sumbu dengan kerangka anggota gerak !
- Teacher: 195808311982032002 Prof.Dr. Desak Made Citrawathi, M.Kes.
- Teacher: 196812171993031003 Prof.Dr. I Made Sutajaya, M.Kes.
- Enrolled students: There are no students enrolled in this course.
BIOS124409-20242-Fisiologi hewan
BAB I
GERAK PADA HEWAN
a. Avertebrata
PROTOZOA
ORGANEL LOKOMOTORIK
Fibril-fibril kontraktil di bawah permukaan tubuh
Karakteristik AMOEBA
Karakteristik CILIATA
FUNGSI CILIA
TEORI GERAKAN CILIA
B. TEORI AKTIF à Punya elemen kontraktil dan struktur jaringan yg aktif (perlu energi)
PENGARUH LINGKUNGAN TERHADAP GERAKAN CILIA
Cilia pada hewan Uniselular (untuk lokomotorik)
Cilia pada hewan Multiselular (untuk transportasi)
Flagela (strukturnya sama dg cilia)
CACING PIPIH (PLATYHELMINTES)
A. Serabut ototnya tersusun 3 bidang
B. Fungsi serabut otot
CACING GILIK (NEMATHELMINTES)
OTOT VERTEBRATA
Otot skeletal (Muskuloskeletal)
BUKTINYA: kita bisa mendorong, mengapa ?
Karena ada:
ORIGO à ujung otot yg relatif tetap terfiksasi saat kontraksi
INSERSI à ujung lain yang bergerak
BELLY à bagian yang menebal di antara origo dan insersi
CONTOH
2. MUSCULUS TRICEPS
KARAKTERISTIK OTOT VERTEBRATA
B. KATAK s.d. MAMALIA
ASAL-USUL EMBRIONAL OTOT VERTEBRATA
A. MESODERMIS pd embrio awal menjadi:
B. EPIMER à selanjutnya mjd: dermatom, miotom, dan sklerotom.
C. MIOTOM à di belakang kepala dan faring mjd otot dinding badan
(muskuli axiales)
D. M. AXIALES à pd Ikan setiap sisi dipisah septum lateralis
JENIS-JENIS OTOT
A. OTOT POLOS/ NONSTREATA/ INVOLUNTEER
B. OTOT RANGKA/ LURIK/ SKELETAL/SERAN LINTANG/
VOLUNTEER
C. OTOT JANTUNG (MYOCARDIUM)
SIFAT-SIFAT JARINGAN OTOT
SARCOPLASMA (Sitoplasma pada sel otot yang mengandung beberapa organela dan inklusion)
KONTRAKSI TIDAK TERUS-MENERUS
Mengapa ?
PERANAN KALSIUM pd Kontraksi Otot
PROSES KONTRAKSI OTOT
BENTUK-BENTUK KONTRAKSI OTOT SKELETAL
Contoh: mengangkat beban sampai beban terangkat, gerakan dalam berlari/ berjalan, dan lain-lain.
2. ISOMETRIK/ STATIK (panjang serabut tetap, tapi tonus otot berubah)
Contoh: mengangkat beban tapi beban tidak terangkat, binaragawan yg menunjukkan otot-ototnya, dll.
3. ISOKINETIK (kontraksi otot maksimal yg disertai dengan gerakan yang kecepatannya sama)
Contoh: gerakan tungkai saat berenang, gerakan menendang bola, dll.
4. EKSENTRIK (otot memanjang yg disertai dg bertambahnya ketegangan otot)
Contoh: kontraksi otot lutut saat turun tangga.
PRINSIP UMUM KEKUATAN KONTRAKSI OTOT
PENYEBAB RASA SAKIT PADA OTOT
- Teacher: 195808311982032002 Prof.Dr. Desak Made Citrawathi, M.Kes.
- Teacher: 196812171993031003 Prof.Dr. I Made Sutajaya, M.Kes.
- Enrolled students: 15
BIOS124604-20242-Etnobiologi dalam Pembelajaran Biologi
BAB I
ETNOAGRONOMI
Ciri khas:
KEBERADAAN SUBAK
Konsep Tri Mandala di Pemukiman yang berhubungan dg Agronomi
KAJIAN ETNOAGRONOMINYA
Sekarang lagi trend à beras hitam bukan ketan hitam (injin)
BERAS HITAM --> bukan ketan hitam (injin)- Teacher: 198603072015042001 Ni Putu Sri Ratna Dewi, S.Pd., M.Pd.
- Teacher: 196812171993031003 Prof.Dr. I Made Sutajaya, M.Kes.
- Enrolled students: There are no students enrolled in this course.
BLIS124107-149842-20251-Bahasa Indonesia
1. Deskripsi Mata Kuliah
Mata kuliah Bahasa Indonesia di perguruan tinggi membekali mahasiswa dengan kemampuan berbahasa yang efektif, kritis, dan sesuai kaidah untuk kebutuhan akademik maupun profesional. Pembelajaran menekankan pada keterampilan membaca kritis, menulis ilmiah, berdiskusi, dan mempresentasikan gagasan secara logis serta komunikatif. Mahasiswa diarahkan untuk memahami bahasa sebagai sarana berpikir, penyampai informasi, dan pembangun karakter ilmiah.
2. Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK)
Setelah mengikuti perkuliahan, mahasiswa diharapkan mampu:
-
Menjelaskan konsep dasar bahasa, ragam bahasa akademik, serta kaidah kebahasaan yang relevan dalam konteks ilmiah.
-
Menganalisis teks akademik secara kritis dengan memperhatikan struktur, isi, argumentasi, dan kebahasaan.
-
Menyusun tulisan ilmiah (makalah, esai akademik, laporan) dengan mematuhi kaidah EYD, struktur logis, dan etika akademik.
-
Mengomunikasikan gagasan secara lisan melalui presentasi yang sistematis, berbasis data, dan menggunakan bahasa Indonesia baku.
3. Pokok Bahasan/Topik Pembelajaran
-
Hakikat bahasa, fungsi bahasa, dan ragam bahasa akademik
-
Bahasa Indonesia sebagai bahasa ilmu
-
Kaidah EYD (PUEBI) dan pembentukan kalimat efektif
-
Paragraf dan pengembangan gagasan
-
Membaca kritis teks ilmiah
-
Menyusun kutipan, parafrase, dan daftar pustaka
-
Menulis esai dan laporan akademik
-
Plagiarisme dan etika penulisan ilmiah
-
Teknik penyusunan makalah ilmiah
-
Teknik presentasi akademik
-
Penyuntingan naskah (editing dan proofreading)
4. Metode Pembelajaran
-
Ceramah interaktif
-
Diskusi kelompok
-
Analisis teks
-
Latihan menulis bertahap
-
Presentasi mahasiswa
-
Umpan balik (peer review dan dosen)
5. Bentuk Penilaian
-
Tugas individu (analisis teks, latihan menulis)
-
Kuis dan evaluasi pemahaman
-
Presentasi
-
UTS
-
UAS berupa penyusunan makalah atau portofolio tugas menulis
6. Referensi Utama
-
Alwi, Hasan dkk. Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia.
-
Keraf, Gorys. Argumentasi dan Narasi.
-
Dalman. Keterampilan Menulis.
-
Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI).
-
Pedoman Penulisan Karya Ilmiah sesuai standar institusi.
- Teacher: 196707051994031004 Dr. I Wayan Artika, S.Pd., M.Hum.
- Enrolled students: 17
DKVD324413-20242-Workshop Proses Kreatif Desain Visual Branding
- Teacher: 197405042006042001 Ni Nyoman Sri Witari, S.Sn., M.Ds.
- Enrolled students: 2
DKVD324413-20252-Workshop Proses Kreatif Desain Visual Branding
- Teacher: 197405042006042001 Ni Nyoman Sri Witari, S.Sn., M.Ds.
- Enrolled students: 9
DKVD324414-154716-20252-Workshop Proses Kreatif Desain Visual Merchandising
- Teacher: 196904091997031002 I Gusti Made Budiarta, S.Pd., M.Pd.
- Enrolled students: There are no students enrolled in this course.
DKVD324414-20242-Workshop Proses Kreatif Desain Visual Merchandising
- Teacher: 196312311989031021 Dr. Drs. I Ketut Supir, M.Hum.
- Enrolled students: 1
DTSS119406-158875-20252-Medical Health and Wellness Tourism
- Teacher: 198904232022032010 dr. Ida Ayu Diah Purnama Sari, Sp.KK
- Teacher: 198909232024061002 dr. Putu Kermawan, Sp.OT., M.Biomed
- Teacher: 1994053120231002076 Ns. Ida Ayu Made Ari Santi Tisnasari, M.Kep., Sp.Kep.Onk
- Enrolled students: 25
DTSS119406-158882-20252-Medical Health and Wellness Tourism
- Teacher: 199304092025062003 Irna Olvaliani Aimang, S.Si.,M.Biomed
- Teacher: 197512081998032008 Ni Wayan Dewi Tarini, S.KepNs., M.Kes.
- Enrolled students: There are no students enrolled in this course.
DTSS119406-20242-Medical Health and Wellness Tourism
- Teacher: 198103212008121003 Dr. dr. Ketut Indra Purnomo, S.Ked., M.Kes.
- Teacher: 197705122005011002 Dr. dr. Made Budiawan, S.Ked., M.Kes.
- Teacher: 198904232022032010 dr. Ida Ayu Diah Purnama Sari, Sp.KK
- Teacher: 198508252009122007 dr. Ni Nyoman Mestri Agustini, S.Ked., M.Kes., M.Biomed., Sp.
- Teacher: 199011092022032015 Ns. Made Ririn Sri Wulandari, S.Kep., M.Kep.
- Teacher: 199106272022032009 Ns. Ni Kadek Diah Purnamayanti, S.Kep., M.Kep.
- Enrolled students: 51
DTSS119406-20252-Medical Health and Wellness Tourism
- Teacher: 198202172008122001 Dr. dr. Made Kurnia Widiastuti Giri, S.Ked., M.Kes.
- Enrolled students: 11
DTSS119608-20242-Yoga, Herbal Medicine and Spiritual Healing
Mata kuliah yoga, herbal medicine dan spiritual healing adalah mata kuliah yang bertujuan untuk membentuk lulusan profesional, humanis, beretika, dan mengutamakan keselamatan pasien yang memiliki kompetensi unggulan untuk mengembangkan layanan kesehatan dan mengelaborasi konsep yoga, herbal dan spiritual healing dalam praktik keprofesian sehari-hari
- Teacher: 198202172008122001 Dr. dr. Made Kurnia Widiastuti Giri, S.Ked., M.Kes.
- Teacher: 197512152008121001 dr. I Made Kusuma Wijaya, S.Ked., M.Kes.
- Teacher: 2020.5.343 dr. Klarisa, Sp. F.
- Teacher: 196010091985031002 Prof.Dr. I Wayan Muderawan, M.S.
- Enrolled students: 47
DTSS119608-20251-Yoga, Herbal Medicine and Spiritual Healing
- Teacher: 198202172008122001 Dr. dr. Made Kurnia Widiastuti Giri, S.Ked., M.Kes.
- Teacher: 199611092024061001 Made Satya Nugraha Gautama, M.Sc.
- Enrolled students: There are no students enrolled in this course.
DTSS119608-20252-Yoga, Herbal Medicine and Spiritual Healing
- Teacher: 198410152009121005 Dr. dr. Putu Adi Suputra, S.Ked., M.Kes.
- Teacher: 199601062025061004 I Putu Bayu Agus Saputra, M.Si
- Teacher: 199304092025062003 Irna Olvaliani Aimang, S.Si.,M.Biomed
- Enrolled students: 14
GSDS124403-20242-Numerasi SD
The Numeracy in Elementary Schools course focuses on the understanding and application of fundamental mathematical concepts in primary education. The course covers number systems, whole numbers and integers, fractions, rational and irrational numbers, greatest common divisor (GCD) and least common multiple (LCM), geometric transformations, and time-related calculations. Students will explore the integration of science and technology in elementary mathematics and develop prototypes or final projects that demonstrate logical, critical, and systematic thinking skills. Additionally, the course emphasizes the development of piety, ethical conduct, collaboration, and respect for diverse perspectives.
- Teacher: 198802122014041002 Dr. Komang Sujendra Diputra, S.Pd., M.Pd.
- Teacher: 196012311986031022 Drs. I Made Suarjana, M.Pd.
- Teacher: 199809152024061001 I Gede Wahyu Suwela Antara, M.Pd.
- Teacher: 199305152024061002 I Wayan Suantara, S.Pd., M.Pd.
- Enrolled students: 468
HKMS124304-20251-Hukum Pemerintahan Daerah
Mata kuliah ini merupakan kajian terhadap otonomi daerah dalam negara kesatuan RI, sejarah pengaturan menurut UU No. 1 Tahun 1945, UU No. 22 Tahun 1948, UU No. 1 Tahun 1957,UU No. 18 Tahun 1965, UU No. 5 Tahun 1974, UU No. 22 Tahun 1999, UU No. 32 Tahun 2004 dan UU No. 23 Tahun 2014, kewenangan pemerintahan daerah, hubungan antara pusat dan daerah serta pemilihan kepala daerah dan pemerintahan desa. Perkuliahan ini dilaksanakan dengan menggunakan metode ceramah, diskusi, tanya jawab, dan presentasi.
Ruang lingkup kajian Hukum Pemerintahan Daerah di Ibdonesia pada dasarnya mengemban misi untuk menjalankan prinsip otonomi dan tugas pembantuan dalam meningkatkan kemandirian daerah secara swadaya dan swakarsa. Disamping peraturan perundang-undangan tentang Pemerintahan Daerah yang dimaksudkan untuk mendorong pertumbuhan dan pengembangan penyelenggaraan pemerintah daerah sesuai dengan potensi daerah. Pembangunan daerah senantiasa harus diarahkan dan didorong untuk melibatkan peran serta masyarakat daerah dalam rangka peningkatan kualitas sumber daya manusia dalam pengelolaan aset-aset penting di daerah, agar mampu mewujudkan penyelenggaraan pemerintahan daerah yang madiri dan bertanggung jawab secara berjelanjutan. Pemahamana awal bidang kajian Hukum pemerinatahan Daerah di Indonesia dengan menyasar aspek pelimpahan kewenangan, perimbangan keuangan dan pemberdayaab daerah untuk mengelola potensi lokal dalam rangka mewujudkan pembangunan daerah yang mandiri, bertanggung jawab dan transfaran.
- Enrolled students: There are no students enrolled in this course.
HKMS124610-150414-20251-Perbandingan Hukum Pidana
- Teacher: 199003232018031001 Dr. Made Sugi Hartono, S.H., M.H.
- Teacher: 198402092005012002 Komang Febrinayanti Dantes, S.H.,M.Kn
- Enrolled students: 53
HKMS224202-157889-20252-Perbandingan Sistem Hukum
- Teacher: 198412272009121007 Prof.Dr. Dewa Gede Sudika Mangku, S.H., LL.M.
- Enrolled students: 19
IKOS124302-149562-20251-Olahraga Usia Dini dan Pemanduan Bakat
- Teacher: 199602242025061005 Nurikhwan Aziz Arifin, S.Or., M.Pd.
- Teacher: 196705272001121001 Prof.Dr. I Ketut Sudiana, S.Pd., M.Kes.
- Enrolled students: 20
INDS119306-20242-Sintaksis Bahasa Indonesia
Pada pertemuan 1 ini dibahas materi: Hakikat Sintaksis (Hubungan antarkata: frasa, klausa, kalimat). Sintaksis merupakan ilmu yang membicarakan tentang hubungan antarkata. Hubungan antarkata tersebut dapat membentuk frasa, klausa, dan kalimat. Frasa adalah gabungan dua kata atau lebih yang menduduki fungsi dalam kalimat. Fungsi tersebut bisa berupa Subjek, Predikat, Objek, Pelengkap, dan Keterangan. Namun, tidak semua frasa terdiri atas dua kata atau lebih, ada juga yang terdiri atas satu kata. Frasa yang terdiri atas satu kata ini disebut Atoma Sintaksis. Klausa adalah satuan gramatikal berupa gabungan kata yang sekurang-kurangnya terdiri atas subjek dan predikat. Kalimat adalah satuan bahasa terkecil yang berupa klausa, yang dapat berdiri sendiri dan mengandung pikiran lengkap.
- Teacher: 196002101986021001 Prof.Dr. Ida Bagus Putrayasa, M.Pd.
- Enrolled students: 1
INDS124503-150862-20251-Sastra Bandingan
- Teacher: 198301052006041001 Dr. I Nyoman Yasa, S.Pd., M.A.
- Enrolled students: 27
INDS124503-150872-20251-Sastra Bandingan
- Teacher: 198301052006041001 Dr. I Nyoman Yasa, S.Pd., M.A.
- Enrolled students: 27
INDS124503-20251-Sastra Bandingan
- Enrolled students: There are no students enrolled in this course.
INGS119703-20242-Seminar on Language and Teaching
- Teacher: 197811142008121002 Putu Eka Dambayana S., S.Pd., M.Pd.
- Enrolled students: There are no students enrolled in this course.
INGS119704-156362-20252-Cross Culture Understanding
- Teacher: 198108142009122002 Dewa Ayu Eka Agustini, S.Pd., M.S.
- Enrolled students: There are no students enrolled in this course.
INGS119706-151349-20251-Instructional Design and Technology (IDT) (A)
- Teacher: 198701172014041001 I Putu Indra Kusuma, S.Pd., M.Pd. Ph.D.
- Enrolled students: 4
INGS120402-152055-20251-Research Methods on Language and Teaching
- Teacher: 198701172014041001 I Putu Indra Kusuma, S.Pd., M.Pd. Ph.D.
- Enrolled students: There are no students enrolled in this course.
INGS120402-155438-20252-Research Methods on Language and Teaching
- Teacher: 198805172012122002 Dr. Ni Wayan Surya Mahayanti, S.Pd., M.Pd.
- Teacher: 198701172014041001 I Putu Indra Kusuma, S.Pd., M.Pd. Ph.D.
- Enrolled students: 39
INGS120402-20242-Research Methods on Language and Teaching
- Teacher: 198104192006042002 Dr. Ni Luh Putu Eka Sulistia Dewi, S.Pd. M.Pd.
- Enrolled students: 1
INGS120407-20242-Cross Culture Understanding
- Teacher: 198108142009122002 Dewa Ayu Eka Agustini, S.Pd., M.S.
- Enrolled students: 2
INGS120408-20242-Literature and Language Teaching
- Teacher: 199305162023212040 Luh Indrayani, S.Pd., M.Pd
- Enrolled students: 2
INGS120504-157637-20252-Instructional Design and Technology (IDT)
- Teacher: 197910232003121001 Made Hery Santosa, Ph.D.
- Enrolled students: 1
INGS124110-20242-Bahasa Asing Lainnya
The Japanese language course is for first-semester students of the English language education study program. This course is a compulsory course, which aims to train basic Japanese language skills to make it easier for students to follow Japanese language learning. This course uses the Irodori level A1 book, which provides a basic Japanese language learning experience according to everyday life in Japan. After taking this course, students can recognize hiragana and katakana letters, use basic sentence patterns, and are familiar with basic Japanese vocabulary.
- Teacher: 198805172012122002 Dr. Ni Wayan Surya Mahayanti, S.Pd., M.Pd.
- Teacher: 198202252009122002 Dr. Putu Dewi Merlyna Yuda Pramesti, S.S., M.Hum.
- Teacher: 198401202014041003 Gede Satya Hermawan, S.S., M.Si.
- Teacher: 197707252005011003 I Kadek Antartika, S.S., M.Hum.
- Teacher: 197812012006041001 I Wayan Sadyana, S.S., M.Si.
- Teacher: 199309112020122018 Irvina Restu Handayani, S.Pd., M.Pd.
- Teacher: 197404212005012001 Ni Nengah Suartini, S.S., M.A., Ph.D.
- Teacher: 198804222019032012 Yeni, S.Pd.,M.Pd.
- Enrolled students: 104
INGS124206-20242-Interpretive Listening
Mata kuliah ini membahas tentang kata-kata, ungkapan-ungkapan, dan makna-makna interpretif dalam bahasa Inggris yang berkaitan dengan comparative sentences, conditional sentences, cause and effect sentences, sentences of sequence events, vowel distinction, synonyms or closely related words, identification of word meanings from the content, specific sound spelling patterns, identifying speakers associated with professions, sight sound problems, suggestions/offers and requests/purpose and intentions, mini talks, short lectures, dan longer conversation. Para siswa dilibatkan dalam mempelajari materi, kerja kelompok, kerja individu, diskusi analisis mendalam yang mendorong pemikiran kritis mereka terhadap konsep-konsep yang dipelajari. Prestasi belajar siswa dinilai melalui penilaian tes dan non tes termasuk presentasi atau penilaian berbasis kinerja lainnya.
- Teacher: 199007252015041002 Gede Mahendrayana, S.Pd., M.Pd.
- Teacher: 198812012015042003 Luh Gede Eka Wahyuni, S.Pd., M.Pd.
- Teacher: 199305162023212040 Luh Indrayani, S.Pd., M.Pd
- Enrolled students: 245
INGS124307-151277-20251-Cross Culture Understanding
- Teacher: 198508022023211012 I Ketut Trika Adi Ana, S.Pd., M.Pd.
- Teacher: 195812311985031022 Prof.Dr. I Gede Budasi, M.Ed.
- Enrolled students: There are no students enrolled in this course.
INGS124307-20242-Cross Culture Understanding
- Teacher: 198108142009122002 Dewa Ayu Eka Agustini, S.Pd., M.S.
- Enrolled students: 3
INGS124307-20251-Cross Culture Understanding
- Teacher: 198108142009122002 Dewa Ayu Eka Agustini, S.Pd., M.S.
- Teacher: 198411182015041002 Dr. I Wayan Swandana, S.S., M.Hum.
- Enrolled students: 104
INGS124403-156397-20252-English Instructional Design and Technology
- Teacher: 197910232003121001 Made Hery Santosa, Ph.D.
- Enrolled students: 27
INGS124403-156398-20252-English Instructional Design and Technology
- Teacher: 197910232003121001 Made Hery Santosa, Ph.D.
- Enrolled students: 30
INGS124403-156400-20252-English Instructional Design and Technology
- Teacher: 198701172014041001 I Putu Indra Kusuma, S.Pd., M.Pd. Ph.D.
- Enrolled students: 26
INGS124403-156403-20252-English Instructional Design and Technology
- Teacher: 198701172014041001 I Putu Indra Kusuma, S.Pd., M.Pd. Ph.D.
- Enrolled students: 28
INGS124403-156404-20252-English Instructional Design and Technology
- Teacher: 198701172014041001 I Putu Indra Kusuma, S.Pd., M.Pd. Ph.D.
- Enrolled students: 42
INGS124403-20242-English Instructional Design and Technology
- Teacher: 198701172014041001 I Putu Indra Kusuma, S.Pd., M.Pd. Ph.D.
- Teacher: 198210052006041005 I Putu Ngurah Wage Myartawan, S.Pd., M.Pd.
- Teacher: 197910232003121001 Made Hery Santosa, Ph.D.
- Enrolled students: 200
INGS124409-156498-20252-Prose Fiction
Prose Fiction (2026)
Prose Fiction is designed to develop students’ critical and interpretive skills in analyzing works of fiction in prose form, including short stories and novels. In 2026, the course emphasizes close reading, narrative techniques, characterization, point of view, setting, plot structure, and thematic exploration within diverse cultural contexts. Students will engage with selected canonical and contemporary texts to examine how fiction constructs meaning and reflects social, ideological, and cultural issues.
Through guided discussion, textual analysis, and written assignments, students are expected to demonstrate the ability to interpret literary elements, apply relevant literary theories, and articulate analytical arguments in academic writing. The course also encourages reflective and contextual reading practices to strengthen students’ literary sensitivity and critical awareness.
- Teacher: 198403042008122002 Dr. Kadek Sonia Piscayanti, S.Pd., M.Pd.
- Teacher: 199305162023212040 Luh Indrayani, S.Pd., M.Pd
- Teacher: 198004042003122001 Prof.Dr. Ni Komang Arie Suwastini, S.Pd., M.Hum.
- Enrolled students: 161
INGS124601-156529-20252-Research Methods on Language and Teaching
- Teacher: 198805172012122002 Dr. Ni Wayan Surya Mahayanti, S.Pd., M.Pd.
- Teacher: 197910232003121001 Made Hery Santosa, Ph.D.
- Enrolled students: 22
INGS124601-156530-20252-Research Methods on Language and Teaching
- Teacher: 197609022000031001 Dr. Dewa Putu Ramendra, S.Pd., M.Pd.
- Teacher: 197910232003121001 Made Hery Santosa, Ph.D.
- Enrolled students: 26
INGS124601-156531-20252-Research Methods on Language and Teaching
- Teacher: 198701172014041001 I Putu Indra Kusuma, S.Pd., M.Pd. Ph.D.
- Teacher: 196202021988032001 Prof.Dr. Ni Nyoman Padmadewi, M.A.
- Enrolled students: 48
INGS124601-156533-20252-Research Methods on Language and Teaching
- Teacher: 198805172012122002 Dr. Ni Wayan Surya Mahayanti, S.Pd., M.Pd.
- Teacher: 198701172014041001 I Putu Indra Kusuma, S.Pd., M.Pd. Ph.D.
- Enrolled students: There are no students enrolled in this course.
INGS124601-156534-20252-Research Methods on Language and Teaching
- Teacher: 198806222014041001 A.A. Gede Yudha Paramartha, S.Pd., M.Pd.
- Teacher: 197609022000031001 Dr. Dewa Putu Ramendra, S.Pd., M.Pd.
- Enrolled students: 26
INGS124601-156535-20252-Research Methods on Language and Teaching
- Teacher: 197609022000031001 Dr. Dewa Putu Ramendra, S.Pd., M.Pd.
- Teacher: 198812012015042003 Luh Gede Eka Wahyuni, S.Pd., M.Pd.
- Teacher: 196202021988032001 Prof.Dr. Ni Nyoman Padmadewi, M.A.
- Enrolled students: 47
INGS124601-20242-Research Methods on Language and Teaching
- Teacher: 198805172012122002 Dr. Ni Wayan Surya Mahayanti, S.Pd., M.Pd.
- Teacher: 198508022023211012 I Ketut Trika Adi Ana, S.Pd., M.Pd.
- Enrolled students: 4
INGS124601-20252-Research Methods on Language and Teaching
- Teacher: 197609022000031001 Dr. Dewa Putu Ramendra, S.Pd., M.Pd.
- Teacher: 198812012015042003 Luh Gede Eka Wahyuni, S.Pd., M.Pd.
- Enrolled students: 45
INGS124603-156587-20252-Translating and Interpreting
- Teacher: 2021.5.371 Ida Ayu Made Friska Setiawati, S.Pd., M.Hum.
- Enrolled students: 26
INGS124603-156588-20252-Translating and Interpreting
- Teacher: 2021.5.371 Ida Ayu Made Friska Setiawati, S.Pd., M.Hum.
- Enrolled students: 29
INGS124603-156590-20252-Translating and Interpreting
- Teacher: 1997112320230901061 Wayan Radita Yuda Pradana, S.Pd., M.Pd.
- Enrolled students: 28
INGS124603-156592-20252-Translating and Interpreting
- Teacher: 2021.5.371 Ida Ayu Made Friska Setiawati, S.Pd., M.Hum.
- Enrolled students: 16
INGS124603-156593-20252-Translating and Interpreting
- Teacher: 2021.5.371 Ida Ayu Made Friska Setiawati, S.Pd., M.Hum.
- Enrolled students: 24
INGS124603-20242-Translating and Interpreting
- Teacher: 1993102320220301027 Gde Arys Bayu Rewa, S.Pd., M.Hum.
- Teacher: 2021.5.371 Ida Ayu Made Friska Setiawati, S.Pd., M.Hum.
- Teacher: 1997112320230901061 Wayan Radita Yuda Pradana, S.Pd., M.Pd.
- Enrolled students: 183
INGS124605-156578-20252-Teaching English for Young Learners
In this course you will learn the principles of teaching English as a foreign language to children with the age range of 3-12 year old. The children in this age range can be expected to be in the youngest of the Play Group children up to Grade 6 of Elementary schools. You will learn about the learning characteristics of the age groups and adjust the teaching and learning strategies accordingly. This course comprises 16 meetings, eight meeting will deal the theoretical bases and mod term test, while 8 others are for workshop, simulation, and final project.
- Teacher: 196407141988102001 Prof.Dra. Luh Putu Artini, M.A., Ph.D.
- Enrolled students: 48
INGS124608-156464-20252-Literature and language teaching
- Teacher: 196407141988102001 Prof.Dra. Luh Putu Artini, M.A., Ph.D.
- Enrolled students: There are no students enrolled in this course.
INGS124608-156467-20252-Literature and language teaching
- Teacher: 199611132024062002 Ni Nyoman Artini, M.Pd.
- Enrolled students: 75
INGS124608-20242-Literature and language teaching
- Teacher: 199305162023212040 Luh Indrayani, S.Pd., M.Pd
- Enrolled students: 5
INGS124608-20252-Literature and language teaching
- Teacher: 198810242023212030 Ni Wayan Monik Rismadewi, S.Pd., M.Pd.
- Enrolled students: 29
IPDS322228-20242-Critical and Digital Pedagogy
- Teacher: 198502152008122007 Dr. phil. Dessy Seri Wahyuni, S.Kom., M.Eng.
- Teacher: 197502212003121001 Prof.Dr. Gede Rasben Dantes, S.T., M.T.I.
- Enrolled students: 10
IPSS224108-20251-Landasan dan Konsep Dasar Pendidikan IPS
- Teacher: 196411081990031002 Prof.Dr. I Wayan Kertih, M.Pd.
- Enrolled students: 2
KBPD424108-151894-20251-Cross Cultural Understanding
- Teacher: 197807102002121002 Dr. I Made Suta Paramarta, S.Pd., M.Hum.
- Teacher: 197803112003122001 Prof.Dr. Ni Luh Putu Sri Adnyani, S.Pd., M.Hum.
- Enrolled students: 73
KBPD424108-20251-Cross Cultural Understanding
- Teacher: 197807102002121002 Dr. I Made Suta Paramarta, S.Pd., M.Hum.
- Teacher: 197803112003122001 Prof.Dr. Ni Luh Putu Sri Adnyani, S.Pd., M.Hum.
- Enrolled students: 25
KBPD424305-151620-20251-English for Tours and Travel
- Teacher: 197506012001121001 Made Suardana, S.Pd., M.Hum.
- Enrolled students: 55
KBPD424305-20251-English for Tours and Travel
- Enrolled students: There are no students enrolled in this course.
KBPD424307-152550-20251-English for Sales and Marketing
- Teacher: 197510092001121001 I Ketut Armawan, S.Pd., M.Pd.
- Enrolled students: 55
KBPD424308-152440-20251-Etiquette and Personality Development
- Teacher: 197806082001122005 Anak Agung Sri Barustyawati, S.Pd., M.Hum.
- Enrolled students: 55
KEBS122205-20242-Etika dan Hukum Kesehatan
Selamat datang di mata kuliah Etika dan Hukum Kesehatan. Pada mata kuliah Etika dan Hukum Kesehatan akan dibahas tentang pengantar etika dan hukum terkait kebidanan, pengantar teori etika dan dilema, kerangka legislatif dalam kebidanan, prinsip- prinsip hukum dan etika yang diterapkan bidan dalam praktek sehari-hari, sistem hukum di Indonesia dan badan hukum yang relevan yang mempengaruhi kebijakan terhadap praktik kebidanan, nilai dan prinsip etika dan kode etika profesi, consent and refusal, record keeping, supervisi dan monitoring bidan, isu kebidanan ditinjau dari perspektif etika dan hukum, serta isu professional dalam perspektif hukum.
- Teacher: 199712152024062001 Bd Ni Putu Citra Laksmi, S.Tr.Keb., M.Keb.
- Teacher: 199503102024062001 Sumiati, S.Tr.Keb., M.Keb.
- Enrolled students: 27
MBBS124209-20242-Statistika
Metodologi Statistik
Ada beberapa hal dl pengujian hipotesis:
1. Bekerja dg angka-angka
2. Bersifat objektif
3. Bersifat universal
1. Membuat Hipotesis nol (Ho)
2. Pemilihan tes statistik
3. Tingkat signifikansi dan besar sampel
4. Distribusi sampling
5. Daerah penolakan
6. Keputusan
MENDESKRIPSIKAN H0Contoh
3. Tujuan
1. Ha/H1 (m1 > m2)
2. H0 (m1 = m2)
1. Observasi harus saling independen
2. Observasi ditarik dari populasi yang berdistribusi normal
3. Populasi memiliki varian yang sama (uji F)
4. Variabel yg diukur minimal berskala interval
TINGKAT SIGNIFIKANSI- Teacher: 196812171993031003 Prof.Dr. I Made Sutajaya, M.Kes.
- Teacher: 195901281982031002 Prof.Dr. Putu Budi Adnyana, M.Si.
- Enrolled students: There are no students enrolled in this course.
MBBS124408-20242-Fisiologi Hewan
BAB I
GERAK PADA HEWAN
a. Avertebrata
PROTOZOA
ORGANEL LOKOMOTORIK
Fibril-fibril kontraktil di bawah permukaan tubuh
Karakteristik AMOEBA
Karakteristik CILIATA
FUNGSI CILIA
TEORI GERAKAN CILIA
B. TEORI AKTIF à Punya elemen kontraktil dan struktur jaringan yg aktif (perlu energi)
PENGARUH LINGKUNGAN TERHADAP GERAKAN CILIA
Cilia pada hewan Uniselular (untuk lokomotorik)
Cilia pada hewan Multiselular (untuk transportasi)
Flagela (strukturnya sama dg cilia)
CACING PIPIH (PLATYHELMINTES)
A. Serabut ototnya tersusun 3 bidang
B. Fungsi serabut otot
CACING GILIK (NEMATHELMINTES)
OTOT VERTEBRATA
Otot skeletal (Muskuloskeletal)
BUKTINYA: kita bisa mendorong, mengapa ?
Karena ada:
ORIGO à ujung otot yg relatif tetap terfiksasi saat kontraksi
INSERSI à ujung lain yang bergerak
BELLY à bagian yang menebal di antara origo dan insersi
CONTOH
2. MUSCULUS TRICEPS
KARAKTERISTIK OTOT VERTEBRATA
B. KATAK s.d. MAMALIA
ASAL-USUL EMBRIONAL OTOT VERTEBRATA
A. MESODERMIS pd embrio awal menjadi:
B. EPIMER à selanjutnya mjd: dermatom, miotom, dan sklerotom.
C. MIOTOM à di belakang kepala dan faring mjd otot dinding badan
(muskuli axiales)
D. M. AXIALES à pd Ikan setiap sisi dipisah septum lateralis
JENIS-JENIS OTOT
A. OTOT POLOS/ NONSTREATA/ INVOLUNTEER
B. OTOT RANGKA/ LURIK/ SKELETAL/SERAN LINTANG/
VOLUNTEER
C. OTOT JANTUNG (MYOCARDIUM)
SIFAT-SIFAT JARINGAN OTOT
SARCOPLASMA (Sitoplasma pada sel otot yang mengandung beberapa organela dan inklusion)
KONTRAKSI TIDAK TERUS-MENERUS
Mengapa ?
PERANAN KALSIUM pd Kontraksi Otot
PROSES KONTRAKSI OTOT
BENTUK-BENTUK KONTRAKSI OTOT SKELETAL
Contoh: mengangkat beban sampai beban terangkat, gerakan dalam berlari/ berjalan, dan lain-lain.
2. ISOMETRIK/ STATIK (panjang serabut tetap, tapi tonus otot berubah)
Contoh: mengangkat beban tapi beban tidak terangkat, binaragawan yg menunjukkan otot-ototnya, dll.
3. ISOKINETIK (kontraksi otot maksimal yg disertai dengan gerakan yang kecepatannya sama)
Contoh: gerakan tungkai saat berenang, gerakan menendang bola, dll.
4. EKSENTRIK (otot memanjang yg disertai dg bertambahnya ketegangan otot)
Contoh: kontraksi otot lutut saat turun tangga.
PRINSIP UMUM KEKUATAN KONTRAKSI OTOT
PENYEBAB RASA SAKIT PADA OTOT
- Teacher: 195808311982032002 Prof.Dr. Desak Made Citrawathi, M.Kes.
- Teacher: 196812171993031003 Prof.Dr. I Made Sutajaya, M.Kes.
- Enrolled students: There are no students enrolled in this course.
MIAS124607-20242-Kimia Material
Mata kuliah Kimia Material ditujukan untuk mengembangkan kompetensi profesional mahasiswa calon kimiawan unggul berwawasan Tri Hita Karana melalui penguasaan pengantar kimia material sebagai landasan dalam mengambil perkuliahan pilihan kelompok kimia material. Materi perkuliahan ini adalah pengantar kimia material yang memuat: kimia material gas yang meliputi struktur, sifat-sifat dan aplikasi material berwujud gas; kimia material cairan yang meliputi struktur dan sifat-sifat serta aplikasi material berwujud cairan; kimia material padatan yang meliputi struktur, sifat-sifat dan aplikasinya; kimia material maju yang meliputi struktur, sifat-sifat dan aplikasinya; dan kimia material masa depan yang meliputi kajian-kajian teoritis dan empiris material prospektif masa depan. Aktivitas pembelajaran meliputi informasi, tanya jawab, diskusi, tugas dan presentasi. Asesmen dan evaluasi terdiri dari proses dan produk.
- Teacher: 196010091985031002 Prof.Dr. I Wayan Muderawan, M.S.
- Teacher: 196912311994031012 Prof.Dr.rer.nat. I Wayan Karyasa, S.Pd., M.Sc.
- Enrolled students: 10
MMMS120511-152374-20251-Teori Penyandian
- Teacher: 196507111990031003 Prof.Dr. I Nengah Suparta, M.Si.
- Enrolled students: 1
MMMS120511-155460-20252-Teori Penyandian
- Teacher: 199010242020121005 I Nyoman Budayana, S.Pd.,M.Sc
- Teacher: 196507111990031003 Prof.Dr. I Nengah Suparta, M.Si.
- Enrolled students: 1
MMMS124620-20242-Kapita Selekta Bidang Statistika
This course examines the basic concepts of time series analysis, deterministic models, stationary stochastic models, non-stationary stochastic models, building time series analysis models, testing time series analysis models, forecasting. Activities in this course include group discussions, case-based learning, project-based learning, and collaborative learning. The assessments used are independent assignments, presentations, and tests.
- Teacher: 196901161994031001 Dr. I Wayan Puja Astawa, S.Pd., M.Stat.Sci.
- Enrolled students: 10
MNIS124211-20242-Sistem Informasi Manajemen
Mata kuliah Sistem Informasi Manajemen (SIM) membahas konsep, komponen dan penerapan sistem informasi dalam dunia bisnis khususnya terkait dukungan terhadap proses pengambilan keputusan. Mahasiswa akan mempelajari berbagai jenis sistem informasi seperti Transaction Processing System (TPS), Mangement Information System (MIS), Decision Support System (DSS), Enterprise Resource Planning (ERP) dan Customer Relationship Management (CRM). Disamping itu mahasiswa akan memahami pengaruh teknologi, yakni big data, cloud computing, Artificial Intelligence (AI) dan Internet of Things (IoT) memengaruh transformasi digital serta keberlanjutan organisasi. Mata kuliah ini juga menyoroti pengelolaan data, keamanan informasi, etika penggunaan teknologi beserta tantangan implement sistem informasi pada berbagai departemen. Melalui pembekalan materi ini maka mahasiswa secara kritis dapat merumuskan strategi pengembangan dan inovasi terkait sistem informasi sesuai dengan kebutuhan bisnis saat ini.
The Management Information System (MIS) course discusses the concepts, components and application of information systems in the business world, especially related to supporting the decision-making process. Students will learn various types of information systems such as Transaction Processing System (TPS), Management Information System (MIS), Decision Support System (DSS), Enterprise Resource Planning (ERP) and Customer Relationship Management (CRM). In addition, students will understand the influence of technology, namely big data, cloud computing, Artificial Intelligence (AI) and the Internet of Things (IoT) on digital transformation and organizational sustainability. This course also highlights data management, information security, ethical use of technology along with the challenges of implementing information systems in various departments. Through the provision of this material, students can critically formulate development strategies and innovations related to information systems in accordance with current business needs.
- Teacher: 198003122002121002 Dr. A.A. Ngurah Yudha Martin Mahardika, S.Pd., M.Pd.
- Teacher: 197404122010121001 Dr. Fridayana Yudiaatmaja, M.Sc.
- Teacher: 198412142015041002 Dr. I Gede Putra Nugraha, S.S., M.Par.
- Teacher: 198304142010122002 Dr. Ni Luh Henny Andayani, S.St.Par., M.Par.
- Teacher: 198304052008122001 Dr. Nyoman Dini Andiani, SST.Par., M.Par.
- Teacher: 199303302022032013 Luh Putu Triyanti Ariestiana Dewi, S.Pd., M.Par.
- Teacher: 199607192024061001 Made Pramana Putra, M.M.
- Teacher: 198505042015042001 Ni Made Dwi Ariani Mayasari, S.E., M.M.
- Teacher: 1994110120220802053 Ni Made Mas Yogiswari, S.Tr.Par., M.Par.
- Teacher: 198002172002122001 Prof.Putu Indah Rahmawati, M.Bis., Ph.D.
- Teacher: 198805032018031001 Rahutama Atidira, M.M.
- Enrolled students: 345
PBIS222105-20251-Sociolinguistics and Discourse Analysis
- Teacher: 197609022000031001 Dr. Dewa Putu Ramendra, S.Pd., M.Pd.
- Teacher: 197607142008121002 Made Dharma Susena Suyasa, S.S., M.Hum.
- Teacher: 196203191987031001 Prof.Dr. I Nyoman Adi Jaya Putra, M.A.
- Teacher: 197803112003122001 Prof.Dr. Ni Luh Putu Sri Adnyani, S.Pd., M.Hum.
- Enrolled students: There are no students enrolled in this course.
PBIS222202-154158-20251-Quantitative Research and Statistik
- Teacher: 197609022000031001 Dr. Dewa Putu Ramendra, S.Pd., M.Pd.
- Teacher: 196202021988032001 Prof.Dr. Ni Nyoman Padmadewi, M.A.
- Enrolled students: 1
PBIS222202-20242-Quantitative Research and Statistics
- Teacher: 198701172014041001 I Putu Indra Kusuma, S.Pd., M.Pd. Ph.D.
- Teacher: 197910232003121001 Made Hery Santosa, Ph.D.
- Teacher: 196609081991022002 Prof.Dr. Ni Made Ratminingsih, M.A.
- Enrolled students: 1
PBIS222206-20242-Pragmatics and Language Teaching
- Teacher: 197609022000031001 Dr. Dewa Putu Ramendra, S.Pd., M.Pd.
- Teacher: 195812311985031022 Prof.Dr. I Gede Budasi, M.Ed.
- Teacher: 196203191987031001 Prof.Dr. I Nyoman Adi Jaya Putra, M.A.
- Enrolled students: 1
PBIS224104-20251-Sociolinguistics and Discourse Analysis
- Teacher: 197609022000031001 Dr. Dewa Putu Ramendra, S.Pd., M.Pd.
- Teacher: 197607142008121002 Made Dharma Susena Suyasa, S.S., M.Hum.
- Teacher: 196203191987031001 Prof.Dr. I Nyoman Adi Jaya Putra, M.A.
- Teacher: 197803112003122001 Prof.Dr. Ni Luh Putu Sri Adnyani, S.Pd., M.Hum.
- Enrolled students: 51
PBIS224105-20251-Bilingualism and Bilingual Education
- Teacher: 198303142008122002 Dr. Ni Putu Era Marsakawati, S.Pd., M.Pd.
- Teacher: 196206261986032002 Prof.Dr. Putu Kerti Nitiasih, M.A.
- Teacher: 196407141988102001 Prof.Dra. Luh Putu Artini, M.A., Ph.D.
- Enrolled students: 44
PBIS224107-20251-ELT Materials and Curriculum Development
- Teacher: 198104192006042002 Dr. Ni Luh Putu Eka Sulistia Dewi, S.Pd. M.Pd.
- Teacher: 198701172014041001 I Putu Indra Kusuma, S.Pd., M.Pd. Ph.D.
- Teacher: 196202021988032001 Prof.Dr. Ni Nyoman Padmadewi, M.A.
- Enrolled students: 51
PBIS224202-154161-20251-Quantitative Research and Statistics
- Teacher: 197609022000031001 Dr. Dewa Putu Ramendra, S.Pd., M.Pd.
- Teacher: 196202021988032001 Prof.Dr. Ni Nyoman Padmadewi, M.A.
- Enrolled students: There are no students enrolled in this course.
PBIS224202-20242-Quantitative Research and Statistics
- Teacher: 198701172014041001 I Putu Indra Kusuma, S.Pd., M.Pd. Ph.D.
- Teacher: 197910232003121001 Made Hery Santosa, Ph.D.
- Teacher: 196609081991022002 Prof.Dr. Ni Made Ratminingsih, M.A.
- Enrolled students: 47
PBIS224202-20252-Quantitative Research and Statistics
- Teacher: 198701172014041001 I Putu Indra Kusuma, S.Pd., M.Pd. Ph.D.
- Teacher: 197910232003121001 Made Hery Santosa, Ph.D.
- Teacher: 196609081991022002 Prof.Dr. Ni Made Ratminingsih, M.A.
- Enrolled students: 49
PBIS224203-156864-20252-Language, Literacy, and Literature in ELT
- Teacher: 198403042008122002 Dr. Kadek Sonia Piscayanti, S.Pd., M.Pd.
- Teacher: 198304022006042001 Prof.Dr. I G A Lokita Purnamika Utami, S.Pd., M.Pd.
- Teacher: 198004042003122001 Prof.Dr. Ni Komang Arie Suwastini, S.Pd., M.Hum.
- Enrolled students: 50
PBIS224203-20242-Language, Literacy, and Literature in ELT
- Teacher: 198403042008122002 Dr. Kadek Sonia Piscayanti, S.Pd., M.Pd.
- Teacher: 198304022006042001 Prof.Dr. I G A Lokita Purnamika Utami, S.Pd., M.Pd.
- Teacher: 198004042003122001 Prof.Dr. Ni Komang Arie Suwastini, S.Pd., M.Hum.
- Enrolled students: 47
PBIS224207-158918-20252-ELT Program, Curriculum, and Instructional Design
- Teacher: 196202021988032001 Prof.Dr. Ni Nyoman Padmadewi, M.A.
- Teacher: 196407141988102001 Prof.Dra. Luh Putu Artini, M.A., Ph.D.
- Enrolled students: 2
PBIS224207-20252-ELT Program, Curriculum, and Instructional Design
- Enrolled students: There are no students enrolled in this course.
PBIS224301-20242-Pragmatics and Language Teaching
- Teacher: 197609022000031001 Dr. Dewa Putu Ramendra, S.Pd., M.Pd.
- Teacher: 197807102002121002 Dr. I Made Suta Paramarta, S.Pd., M.Hum.
- Teacher: 198411182015041002 Dr. I Wayan Swandana, S.S., M.Hum.
- Teacher: 197607142008121002 Made Dharma Susena Suyasa, S.S., M.Hum.
- Teacher: 195812311985031022 Prof.Dr. I Gede Budasi, M.Ed.
- Teacher: 196203191987031001 Prof.Dr. I Nyoman Adi Jaya Putra, M.A.
- Enrolled students: 37
PBIS324101-20251-Advanced Sociolinguistics and Critical Discourse Analysis
- Teacher: 197807102002121002 Dr. I Made Suta Paramarta, S.Pd., M.Hum.
- Teacher: 196203191987031001 Prof.Dr. I Nyoman Adi Jaya Putra, M.A.
- Teacher: 197803112003122001 Prof.Dr. Ni Luh Putu Sri Adnyani, S.Pd., M.Hum.
- Teacher: 196206261986032002 Prof.Dr. Putu Kerti Nitiasih, M.A.
- Enrolled students: 25
PBIS324104-20251-Research Methods in ELT and Linguistics
- Teacher: 197910232003121001 Made Hery Santosa, Ph.D.
- Teacher: 198304022006042001 Prof.Dr. I G A Lokita Purnamika Utami, S.Pd., M.Pd.
- Teacher: 197803112003122001 Prof.Dr. Ni Luh Putu Sri Adnyani, S.Pd., M.Hum.
- Teacher: 196609081991022002 Prof.Dr. Ni Made Ratminingsih, M.A.
- Enrolled students: 26
PBIS324201-20242-Literacy and Language Learning Pedagogy
- Teacher: 197609022000031001 Dr. Dewa Putu Ramendra, S.Pd., M.Pd.
- Teacher: 197803112003122001 Prof.Dr. Ni Luh Putu Sri Adnyani, S.Pd., M.Hum.
- Teacher: 196609081991022002 Prof.Dr. Ni Made Ratminingsih, M.A.
- Enrolled students: 17
PBIS324201-20252-Literacy and Language Learning Pedagogy
- Teacher: 197609022000031001 Dr. Dewa Putu Ramendra, S.Pd., M.Pd.
- Teacher: 198104192006042002 Dr. Ni Luh Putu Eka Sulistia Dewi, S.Pd. M.Pd.
- Teacher: 198303142008122002 Dr. Ni Putu Era Marsakawati, S.Pd., M.Pd.
- Teacher: 197803112003122001 Prof.Dr. Ni Luh Putu Sri Adnyani, S.Pd., M.Hum.
- Teacher: 196609081991022002 Prof.Dr. Ni Made Ratminingsih, M.A.
- Enrolled students: 25
PBIS324204-20242-Innovation and Technology in ELT and Assessment
- Teacher: 198003122002121002 Dr. A.A. Ngurah Yudha Martin Mahardika, S.Pd., M.Pd.
- Teacher: 197910232003121001 Made Hery Santosa, Ph.D.
- Teacher: 196206261986032002 Prof.Dr. Putu Kerti Nitiasih, M.A.
- Teacher: 196407141988102001 Prof.Dra. Luh Putu Artini, M.A., Ph.D.
- Enrolled students: 17
PBIS324204-20252-Innovation and Technology in ELT and Assessment
- Teacher: 198003122002121002 Dr. A.A. Ngurah Yudha Martin Mahardika, S.Pd., M.Pd.
- Teacher: 197910232003121001 Made Hery Santosa, Ph.D.
- Teacher: 196206261986032002 Prof.Dr. Putu Kerti Nitiasih, M.A.
- Teacher: 196407141988102001 Prof.Dra. Luh Putu Artini, M.A., Ph.D.
- Enrolled students: 12
PBIS324205-20242-ELT Program Management and Evaluation
- Teacher: 197310032000121001 Dr. Putu Suarcaya, S.Pd., M.Sc.
- Teacher: 198304022006042001 Prof.Dr. I G A Lokita Purnamika Utami, S.Pd., M.Pd.
- Teacher: 196202021988032001 Prof.Dr. Ni Nyoman Padmadewi, M.A.
- Enrolled students: 17
PBIS324205-20252-ELT Program Management and Evaluation
- Teacher: 197310032000121001 Dr. Putu Suarcaya, S.Pd., M.Sc.
- Teacher: 198304022006042001 Prof.Dr. I G A Lokita Purnamika Utami, S.Pd., M.Pd.
- Teacher: 196202021988032001 Prof.Dr. Ni Nyoman Padmadewi, M.A.
- Enrolled students: 25
PEPS224101-152780-20251-Landasan dan Inovasi Pembelajaran
- Teacher: 196408271991021001 Dr. Ida Bagus Putu Mardana, M.Si.
- Teacher: 196906061994121001 Prof.Dr. I Gusti Lanang Agung Parwata, S.Pd., M.Kes.
- Teacher: 197309262001121001 Prof.Dr. I Wayan Artanayasa, S.Pd., M.Pd., AIFO-FIT.
- Enrolled students: 9
PEPS224101-20251-Landasan dan Inovasi Pembelajaran
- Enrolled students: There are no students enrolled in this course.
PKKS120417-20242-Pemandu Wisata (Guiding)
- Teacher: 199410262020121015 Made Riki Ponga Kusyanda, S.Tr.Par., M.Par.
- Enrolled students: 1
PKKS124110-149979-20251-Dasar Seni dan Desain Rias

- Teacher: 197508012006042001 Dr. Ni Ketut Widiartini, S.Pd., M.Pd.
- Teacher: 199809032025062018 Kadek Diah Dwijayanthi, S.Pd., M.Pd.
- Enrolled students: 19
PKKS124114-149986-20251-Cleanliness, Health, Safety and Enviroment Sustainability (CHSE)
- Teacher: 199410262020121015 Made Riki Ponga Kusyanda, S.Tr.Par., M.Par.
- Enrolled students: 21
PKKS124314-150019-20251-Food and Beverage Product
- Teacher: 197212072002122003 Ni Made Suriani, S.Pd., M.Par.
- Enrolled students: 8
PKKS124314-20251-Food and Beverage Product
- Enrolled students: There are no students enrolled in this course.
PKKS124408-155272-20252-Komputer Teknologi dan Fashion
Mata kuliah ini merupakan mata kuliah teori dan praktek menggunakan komputer dan perangkat handphone (HP) dalam membuat pola dasar busana, memecahkan pola busana serta membuat desain busana dan densain hiasan, menggunakan aplikasi CAD Richpeace, JSP JSK Patrones, Ibis Paint X dan Sketchbook,
- Teacher: 197403162006042001 Dr. Made Diah Angendari, S.Pd., M.Pd.
- Teacher: 197508012006042001 Dr. Ni Ketut Widiartini, S.Pd., M.Pd.
- Enrolled students: 14
PKKS124414-155402-20252-Pemandu Wisata
- Teacher: 199410262020121015 Made Riki Ponga Kusyanda, S.Tr.Par., M.Par.
- Enrolled students: 9
PKKS124414-20242-Pemandu Wisata
- Teacher: 199410262020121015 Made Riki Ponga Kusyanda, S.Tr.Par., M.Par.
- Enrolled students: 17
PKKS124415-20242-Food and Beverage Service and Bar

- Teacher: 196504191990032001 Dr. Dra. Risa Panti Ariani, M.Si.
- Enrolled students: 17
PKKS124415-20252-Food and Beverage Service and Bar
- Teacher: 196504191990032001 Dr. Dra. Risa Panti Ariani, M.Si.
- Enrolled students: 8
PKKS124612-155366-20252-Spa and Body Treatment
- Teacher: 197508012006042001 Dr. Ni Ketut Widiartini, S.Pd., M.Pd.
- Teacher: 198704302024212001 Ida Ayu Reviena Damasanti, M.Pd.
- Enrolled students: 16
PKKS124612-20242-Spa and Body Treatment
- Teacher: 197508012006042001 Dr. Ni Ketut Widiartini, S.Pd., M.Pd.
- Teacher: 198704302024212001 Ida Ayu Reviena Damasanti, M.Pd.
- Enrolled students: 6
PKNS124609-156121-20252-Perbandingan Ideologi Besar Dunia
- Teacher: 196008191985031001 Prof.Dr. I Made Yudana, M.Pd.
- Teacher: 199905182025062010 Putu Dea Anggita Yanti, S.I.Kom., M.A.
- Enrolled students: 30
PKOS124413-151066-20251-Gizi Kepelatihan dan Pertandingan Olahraga
- Teacher: 198905232022031003 Dr. Anak Agung Ngurah Putra Laksana, S.Pd., M.Pd.
- Enrolled students: 1
PKOS124413-155660-20252-Gizi Kepelatihan dan Pertandingan Olahraga
- Teacher: 197903172008121005 Dr. Gede Eka Budi Darmawan, S.Pd., M.Or.
- Teacher: 198712252014041001 Ketut Chandra Adinata Kusuma, S.Pd., M.Pd.
- Enrolled students: 31
PKOS124413-20242-Gizi Kepelatihan dan Pertandingan Olahraga
- Teacher: 198905232022031003 Dr. Anak Agung Ngurah Putra Laksana, S.Pd., M.Pd.
- Teacher: 197905132006041002 I Kadek Happy Kardiawan, S.Pd., M.Pd.
- Enrolled students: 13
PKOS124604-20242-Manajemen Pelatihan dan Pertandingan Olahraga
- Teacher: 197806012001122001 Dr. Wasti Danardani, S.Pd., M.A.
- Enrolled students: 20
PMTS224106-153071-20251-Landasan Pendidikan Lanjut
- Teacher: 198806172014041001 I Putu Pasek Suryawan, S.Pd., M.Pd.
- Teacher: 196208271989031001 Prof.Dr. I Made Ardana, M.Pd.
- Enrolled students: 16
PMTS224106-154173-20251-Landasan Pendidikan Lanjut
- Teacher: 198806172014041001 I Putu Pasek Suryawan, S.Pd., M.Pd.
- Teacher: 196208271989031001 Prof.Dr. I Made Ardana, M.Pd.
- Enrolled students: 18
POLS224103-20251-Landasan dan Inovasi Pembelajaran
- Teacher: 197305112001121001 Dr. I Ketut Iwan Swadesi, S.Pd., M.Or.
- Teacher: 197105202001121002 Dr. Suratmin, S.Pd., M.Or.
- Teacher: 196906061994121001 Prof.Dr. I Gusti Lanang Agung Parwata, S.Pd., M.Kes.
- Enrolled students: 44
PPHD424302-20251-English for Food and Beverage
- Teacher: 198003122002121002 Dr. A.A. Ngurah Yudha Martin Mahardika, S.Pd., M.Pd.
- Teacher: 199303302022032013 Luh Putu Triyanti Ariestiana Dewi, S.Pd., M.Par.
- Enrolled students: 43
PPHD424303-20251-Food and Beverage Production
- Teacher: 198104162005012002 Dr. Ni Made Ary Widiastini, S.St.Par., M.Par.
- Teacher: 1994110120220802053 Ni Made Mas Yogiswari, S.Tr.Par., M.Par.
- Enrolled students: 43
PPHD424304-20251-Food and Beverage Service
- Teacher: 197708192002121003 Dr. I Putu Gede Parma, S.St.Par., M.Par.
- Teacher: 1994110120220802053 Ni Made Mas Yogiswari, S.Tr.Par., M.Par.
- Enrolled students: 43
PPHD424706-20251-Bahasa Asing Pilihan 3 (Mandarin)
- Teacher: 199303302022032013 Luh Putu Triyanti Ariestiana Dewi, S.Pd., M.Par.
- Teacher: 197006062002122002 Trianasari, M.M., Ph.D.
- Enrolled students: 19
PTES120411-154566-20252-Sensor dan Tranduser
- Teacher: 198705052020121014 I Gede Made Surya Bumi Pracasitaram, S.T., M.T.
- Teacher: 199002232024211001 I Komang Gede Sukawijana, M.Pd
- Enrolled students: There are no students enrolled in this course.
PTMS124108-148896-20251-Kimia Teknik
Mata kuliah Kimia Teknik dirancang untuk memberikan pemahaman dasar mengenai konsep-konsep kimia yang memiliki keterkaitan erat dengan bidang teknik. Melalui perkuliahan ini, mahasiswa akan mempelajari berbagai konsep penting yang menjadi landasan dalam memahami fenomena kimia yang terjadi dalam proses teknik dan industri. Materi yang akan dipelajari meliputi ruang lingkup ilmu kimia, materi dan perubahan materi, hukum-hukum dasar kimia, reaksi kimia, stoikiometri dan konsep mol, serta kesetimbangan dan pergeseran kesetimbangan kimia. Selain itu, mahasiswa juga akan mempelajari material teknik, struktur atom, serta berbagai jenis ikatan kimia, seperti ikatan ion, ikatan kovalen, teori ikatan kimia berdasarkan kimia kuantum, dan ikatan logam. Pembelajaran juga mencakup konfigurasi elektron dan sistem periodik unsur, konsep larutan, serta penerapan kimia dalam bidang teknik melalui pembahasan mengenai bahan bakar dan pelumas.
Melalui rangkaian materi tersebut, diharapkan mahasiswa dapat memahami hubungan antara konsep dasar kimia dengan penerapannya dalam bidang rekayasa, teknologi, dan industri. Oleh karena itu, ikutilah setiap kegiatan pembelajaran dengan aktif, pelajari materi yang disediakan dengan baik, serta manfaatkan forum diskusi dan evaluasi pembelajaran sebagai sarana untuk memperdalam pemahaman. Semoga perkuliahan ini dapat memberikan wawasan yang bermanfaat dan menjadi dasar yang kuat dalam memahami berbagai proses kimia yang berkaitan dengan bidang teknik..
- Teacher: 198606252019031011 Edi Elisa, S.Pd.,M.Pd.
- Enrolled students: 24
RSED422213-20242-Sensor dan Tranduser
- Teacher: 197903082006041003 I Wayan Sutaya, S.T., M.T.
- Enrolled students: 1
RSED424211-154301-20252-Sensor dan Tranduser
- Teacher: 199002232024211001 I Komang Gede Sukawijana, M.Pd
- Teacher: 197601022003121001 Prof.Dr. Gede Indrawan, S.T., M.T.
- Enrolled students: 30
SEJS120503-20242-Studi Perbandingan Agama
- Teacher: 196805171993032002 Dra. Desak Made Oka Purnawati, M.Hum.
- Teacher: 198908142023211022 I Putu Hendra Mas Martayana, S.Pd., M.A
- Enrolled students: 2
SEJS124213-20242-English for History and Tourism
- Teacher: 198908142023211022 I Putu Hendra Mas Martayana, S.Pd., M.A
- Teacher: 198406242018031001 I Wayan Putra Yasa, S.Pd, M.Pd.
- Enrolled students: 57
SEJS124213-20252-English for History and Tourism
- Teacher: 198908142023211022 I Putu Hendra Mas Martayana, S.Pd., M.A
- Teacher: 198406242018031001 I Wayan Putra Yasa, S.Pd, M.Pd.
- Enrolled students: 60
SIFS124610-20252-Standar Keamanan Sistem Informasi
- Teacher: 198608122019031005 Ir. I Made Edy Listartha, S.Kom.,M.Kom.
- Enrolled students: 7
Tes English Proficiency Test (EPT)
UPA Bahasa Universitas Pendidikan Ganesha menyelenggarakan Kursus Persiapan Tes English Proficiency Test (EPT) yang dapat diikuti oleh mahasiswa reguler dan pascasarjana. Program ini dirancang untuk membantu peserta memahami format tes, meningkatkan keterampilan bahasa Inggris, dan mempersiapkan diri secara optimal untuk menghadapi ujian.
- Pendaftaran: Melalui UPA Bahasa
- Peserta: Mahasiswa reguler dan pascasarjana
- Akses Kursus: Enrollment key akan diberikan setelah pendaftaran
Jangan lewatkan kesempatan ini untuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggris Anda dan meraih skor terbaik dalam tes EPT!
- Teacher: 198709172015042002 Ida Ayu Made Istri Utami, S.Pd., M.Pd.
- Teacher: 198309232008122001 Luh Diah Surya Adnyani, S.Pd., M.Pd.
- Enrolled students: 602
TPBS224101-153277-20251-Psikologi dan Landasan Teknologi Pendidikan
- Teacher: 198104142006041001 Dr. I Kadek Suartama, S.Pd., M.Pd.
- Teacher: 197108152001121001 Prof.Dr. I Made Tegeh, S.Pd., M.Pd.
- Enrolled students: 22
TPBS224101-154230-20251-Psikologi dan Landasan Teknologi Pendidikan
- Teacher: 198104142006041001 Dr. I Kadek Suartama, S.Pd., M.Pd.
- Teacher: 197108152001121001 Prof.Dr. I Made Tegeh, S.Pd., M.Pd.
- Enrolled students: There are no students enrolled in this course.
TPBS224101-20242-Psikologi dan Landasan Teknologi Pendidikan
- Teacher: 198104142006041001 Dr. I Kadek Suartama, S.Pd., M.Pd.
- Teacher: 197108152001121001 Prof.Dr. I Made Tegeh, S.Pd., M.Pd.
- Enrolled students: There are no students enrolled in this course.
TPBS224101-20251-Psikologi dan Landasan Teknologi Pendidikan
- Enrolled students: There are no students enrolled in this course.
TPBS224107-20251-Educational Media: Design and Production
- Teacher: 198104142006041001 Dr. I Kadek Suartama, S.Pd., M.Pd.
- Teacher: 196710131994031001 Dr. I Wayan Sukra Warpala, S.Pd., M.Sc.
- Enrolled students: There are no students enrolled in this course.
TPDS324101-153322-20251-Tri Hita Karana
- Teacher: 197108152001121001 Prof.Dr. I Made Tegeh, S.Pd., M.Pd.
- Teacher: 196112191987021001 Prof.Dr. I Wayan Santyasa, M.Si.
- Enrolled students: 13















